Breaking News:

Pidana 10 Tahun dan Denda 10 Miliar Bagi Pelaku Karhutla, AKBP Guntur: Stop Pembakaran Lahan

Polres Tanjab Barat sosialisasikan Undang-Undang Nomor 39 Tahun 2014 tentang perkebunan di Saung Kelompok Tani Desa Pembengis, Kamis (20/2/2020).

Penulis: Darwin Sijabat | Editor: Teguh Suprayitno
Tribunjambi/Darwin
Polres Tanjab Barat sosialisasikan Undang-Undang Nomor 39 Tahun 2014 tentang perkebunan di Saung Kelompok Tani Desa Pembengis, Kamis (20/2/2020). 

Pidana 10 Tahun dan Denda 10 Miliar Bagi Pelaku Karhutla, AKBP Guntur: Stop Pembakaran Lahan

TRIBUNJAMBI.COM, KUALA TUNGKAL - Di hadapan masyarakat yang tergabung dalam Kelompok Tani Desa Pembengis, Kecamatan Tungkal Ilir, Polres Tanjab Barat sosialisasikan Undang-Undang Nomor 39 Tahun 2014 tentang perkebunan di Saung Kelompok Tani Desa Pembengis, Kamis (20/2/2020).

Kapolres Tanjab AKBP Guntur Saputro, menyebutkan, Sosialisasi UU Nomor 39 tahun 2014 ini sebagai langkah awal mengantisipasi terjadinya Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla).

"Kepada petani kita juga mengimbau agar tidak membuka lahan dengan cara dibakar. Sebab di UU Nomor 39 tahun 2019 tentang perkebunan sudab jelas bisa diancam pidana maksimal 10 tahun dan denda Rp 10 Milyar," ungkap Kapolres.

Selain dari pada itu, kepada masyarakat pihaknya dari Polres Tanjab Barat juga menghimbau agar masyarakat bijak dalam menggunakan handphone.

BREAKING NEWS Tiga Kurir Ganja 231 Kg Asal Aceh Dapat Tuntutan Hukuman Mati

Hadir di Tengah Ratusan Kades, Al Haris Dapat Standing Applause

VIDEO: Heboh Muhadjir Effendy Usulkan Fatwa Orang Kaya Wajib Nikahi Orang Miskin

"Gunakan HP secara bijak agar tidak menjadi pelaku penyebar hoax," ujar AKBP Guntur Saputro.

Sambung Kapolres, kepada masyarakat Poktan Desa Pembengis, pihaknya juga menyuguhkan hasil Inovasi Polres Tanjab Barat berupa Aplikasi yang berbasis IT. Aplikasi tersebut yakni CEMPAKUL (Cepat Melayani Peduli keAmanan Kualatungkal).

Adanya aplikasi Cempakul ini sebut AKPB Guntur Saputro, guna memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.

"Aplikasi ini untuk mempermudah masyarakat dalam membuat laporan pengaduan baik ke Polres maupun Polsek terdekat," bebernya. (Darwin Sijabat/ Tribunjambi.com)

Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved