Berita Muarojambi
Perlu Tindakan Inovatif, Polres Muarojambi Gelar Sosialisasi Cegah Karhutla
Perlu Tindakan Inovatif, Polres Muarojambi Gelar Sosialisasi Cegah Karhutla
Penulis: Samsul Bahri | Editor: Deni Satria Budi
Perlu Tindakan Inovatif, Polres Muarojambi Gelar Sosialisasi Cegah Karhutla
Laporan Wartawan Tribun Jambi, Samsul Bahri
TRIBUNJAMBI.COM, SENGETI- Kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) yang terjadi pada 2019 lalu, menjadi pekerjaan rumah (PR) untuk Pemerintah Kabupaten Muarojambi.
Hal ini berkaitan dengan kesiapan seluruh stakeholder yang ada di Kabupaten Muarojambi, untuk mengantisipasi kejadian tersebut agar tidak terulang kembali.
Polres Muarojambi dalam upayanya untuk mencegah hal tersebut, Rabu (19/2/2020) melaksanakan sosialisasi tentang Pencegahan dan Penanganan Karhutlah.
Kapolres Muarojambi, AKBP Ardiyanto dalam sosialisasi tersebut mengatakan, melibatkan seluruh instansi terkait yang ada di Kabupaten Muarojambi.

Turut hadir Kepala Kejaksaan Negeri (Kejari) Muarojambi, Sunanto, Dandim 415 / BTH Kolonel Inf J. Hadianto, OPD terkait di Kabupaten Muarojambi.
Dalam kesempatan itu juga, turut hadir para camat dan kepala desa di seluruh wilayah Kabupaten Muarojambi, serta Humas dari 27 perusahaan Perkebunan di Wilayah Muarojambi.
Kapolres menyebutkan, berdasarkan kejadian-kejadian kebakaran sebelumnya, Kabupaten Muarojambi ke depan dapat terjadi Kebakaran hutan dan lahan.
Sehingga kata Kapolres, perlu adanya tindakan-tindakan inovatif dalam pencegahan dan penanganan Karhutla.
• Kunjungan ke Tribun Jambi, Kapolda Jambi Bicarakan Soal Narkoba dan Karhutla
• Kerugian Akibat Karhutlah di Jambi Capai 145 Triliun
• Dua Penumpang Kapal Diamond Princess Meninggal Dunia, Dokter: Situasi di Atas Kapal Kacau
"Pencegahan dan penanganan kebakaran hutan dan lahan tidak bisa dilakukan secara sendiri-sendiri, melainkan harus dilakukan secara sinergitas oleh seluruh pihak dari pemerintah pusat, provinsi, kabupaten, swasta dan masyarakat," bebernya.
Dalam penanganan Karhutla kata Kapolres, perlu adanya inovasi-inovasi sehingga dalam penanganan Karhutla lebih mudah dan praktis.
Untuk itu, kata AKBP Ardiyanto, Polres Muarojambi melaksanakan sosialisasi pencegahan dan penanganan Karhutla yang merupakan satu upaya prepentif dalam pengendalian Karhutla.
Dalam kesempatan itu, Kapolres Muarojambi meminta kepada seluruh stakeholder, perusahaan swsta dan masyarakat untuk peduli lingkungan dengan tidak melakukan pembakaran hutan dan lahan.
Di tambahkannya dengan adanya fenomena Karhutla yang setiap tahun terjadi, maka perlu peningkatan sinergitas yang baik antara Polri, TNI, Pemerintah Daerah dan masyarakat.
"Perlu kesadaran setiap elemen masyarajat bahwa Karhutla dapat menimbulkan dampak yang buruk bagi perekonomian dan kesehatan," jelas Kapolres.
Perlu Tindakan Inovatif, Polres Muarojambi Gelar Sosialisasi Cegah Karhutla (Tribunjambi.com/Samsul Bahri)