Erick Thohir Sindir Gaya Bisnis Telkom Ketinggalan Zaman, Kalah dengan Anak Perusahaannya

“Kemarin saya bicara bukan diskreditkan Telkom atau BUMN lain, tapi saya memacu untuk inovasi dan kalau bisa pas ada senggolan itu, bisa mempercepat

Erick Thohir Sindir Gaya Bisnis Telkom Ketinggalan Zaman, Kalah dengan Anak Perusahaannya
Kompas.com/AKHDI MARTIN PRATAMA
Menteri BUMN Erick Thohir usai rapat dengan Komisi VI DPR RI, Rabu (29/1/2020). 

Erick Thohir Sindir Gaya Bisnis Telkom Ketinggalan Zaman, Kalah dengan Anak Perusahaannya

TRIBUNJAMBI.COM, JAKARTA - Menteri Badan Usaha Milik Negara ( BUMN ) Erick Thohir kerap menyindir gaya bisnis PT Telekomunikasi Indonesia (Persero) Tbk yang dianggap telah ketinggalan zaman.

Menurut Erick, sindiran tersebut diutarakan agar Telkom mau berbenah dan mengubah gaya bisnisnya.

“Kemarin saya bicara bukan diskreditkan Telkom atau BUMN lain, tapi saya memacu untuk inovasi dan kalau bisa pas ada senggolan itu, bisa mempercepat mengubah bisnis dari old ke new,” ujar Erick di Gedung DPR RI, Jakarta, Kamis (20/2/2020).

Erick menilai Telkom harus bisa mentransformasikan bisnisnya ke digital.

Hal ini perlu dilakukan agar Telkom tak tergerus zaman.

“Kekuatan Telkom luar biasa, jaringan dan database- nya, sayang sekali database ini atau jaringan ini diambil asing,” kata Erick.

Sebelumnya, Menteri BUMN Erick Thohir menyindir gaya bisnis PT Telekomunikasi Indonesia Tbk (TLKM).

Jadwal MotoGP 2020 - Duet Marc & Alex Marquez, Seri Pemuncak Valentino Rossi hingga Trek Baru

Sidang Kasus Suap Ketok Palu, Terdakwa Elhelwi Akui Rp600 Juta Jatah untuk Fraksi PDI Perjuangan

Menurut mantan Presiden Inter Milan ini, laba dari Telkom justru malah lebih banyak disumbang dari anak usahanya, yakni PT Telkomsel.

Telkomsel sendiri menyumbang sekitar 70 persen dari laba Telkom.

Meski kontribusi laba Telkomsel sangat besar, Telkom juga masih harus berbagi keuntungan dengan Singapore Telecom atau Singtel yang juga jadi pemegang saham Telkomsel.

Menurut Erick, meski sebagai BUMN besar dengan sumber daya mumpuni, Telkom dinilainya kurang banyak berinovasi menggenjot pendapatan dari segmen lain, seperti data cloud di dalam negeri yang malah banyak digarap perusahaan asing.

“Enak sih Telkom-Telkomsel dividen revenue digabung hampir 70 persen, mendingan enggak ada Telkom. Langsung aja Telkomsel ke BUMN, dividennya jelas,” ujar Erick di Jakarta, Rabu (12/2/2020).

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Erick Thohir Sering Sindir Telkom, Ini Alasannya", https://money.kompas.com/read/2020/02/20/133300926/erick-thohir-sering-sindir-telkom-ini-alasannya?page=2.
Penulis : Akhdi Martin Pratama
Editor : Sakina Rakhma Diah Setiawan

Editor: suci
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved