'Malu-maluin' Diduga Rebutan Cewek, Pemuda di Kota Jambi Tawuran di Tugu Pers
Polisi harus melepaskan tembakan peringatan agar kedua kelompok pemuda yang tawuran itu membubarkan diri.
Penulis: Muuhammad Ferry Fadly | Editor: Duanto AS
"Petugas patroli kita perintahkan untuk selalu mengecek di lokasi tawuran dan ada juga anggota kita sudah ada yang stanby di lokasi," jelasnya.
Saat ini, kata AKP Yumika, pihaknya juga telah rapat bersama stakeholder, seperti Kecamatan Danau Sipin dan beberapa kelurahan, untuk mencegah tawuran susulan terjadi.
Kapolsek Telanaipura mengimbau seluruh orang tua agar mengontrol anak-anaknya, agar tidak ikut-ikutan dalam tawuran maupun kriminalitas lainnya.
“Apabila masih kami temukan, maka kami akan memberikan tindakan tegas kepada pemuda yang terlibat dalam aksi tawuran,” tutupnya.

Aksi tawuran itu membuat warga Kota Jambi merasa malu.
Warga merasa bahwa Jambi merupakan wilayah aman yang jauh dari kekerasan.
"Tawuran itu bikin malu Jambi. Sebaiknya polisi dan tetua di wilayah itu membuat pelaku jera," kata Wewen, warga Sipin.
Apa yang diungkapkan Wewen, senada dengan yang diungkapkan Siti Aisyah.
Karyawan yang kalau pulang kerja melewati kawasan Tugu Pers itu mengungkapkan kegelisahannya.
"Tawuran kemarin tahu dari IG, ramai di share. Malu-maluin warga kampung be," ujarnya. (Tribunjambi.com/Ferry Fadly)
• Rayuan Maut TNI Gadungan di Tulungagung Taklukan 5 Orang Janda, Pelaku Ternyata Kuli Bangunan
• Penggerebekan Oknum Polisi Selingkuh dengan Istri Wartawan, Bripka AH DAS Ketahuan di Wisma WZ
• Janda dari Jakarta Terbang ke Jambi Temui Brondong 17 Tahun, Kuat 4 Hari di Kamar Hotel Tak Keluar