Kamis, 23 April 2026
Kota Jambi Bahagia
Kota Jambi Bahagia

Tips Kesehatan

PERNAH Mengalami Mimpi Terjatuh dari Ketinggian Saat Tidur? Ternyata Begini Penjelasannya

TRIBUNJAMBI.COM - Kalian mungkin pernah ngerasain ketika lagi tidur nyenyak, kemudian kalian terbangun karena

Editor: ridwan
Ilustrasi 

TRIBUNJAMBI.COM - Kalian mungkin pernah ngerasain ketika lagi tidur nyenyak, kemudian kalian terbangun karena merasa terjatuh dalam mimpi dan badan yang biasanya basah oleh keringat.

Padahal, saat bangun masih aman-aman aja di tempat tidur dan mungkin kepikiran apa yang baru saja terjadi.

Nah, apa yang dialami ini biasa disebut hipnogogis, yang merupakan periode transisi antara tidur singkat dan tidur nyenyak.

SAAT Belah Paprika Hijau untuk Makan Malam, Pasangan Ini Temukan Makhluk Tak Terduga di Dalamnya

KPU Provinsi Jambi Buka Penerimaan Dukungan Calon Perseorangan, Ini Jadwalnya

Indeks Kerawanan Pilkada Jambi Tunggu Ketok Palu Bawaslu RI

 

Hipnogogis yang dalam istilah Inggris disebut hypnogogic jerk sebenarnya adalah kontraksi otot tak sadar yang dialami beberapa orang ketika tertidur.

Dalam kondisi ini, sebagian orang akan mengalami sentakan ringan, sedangkan sebagian lainnya bisa cukup mengejutkan dan intens.

Penyebab pasti sentakan tersebut sampai saat ini masih belum jelas karena penelitian seputar itu masih terbatas. 

Namun, ada banyak teori soal faktor-faktor yang mungkin melatar belakangi fenomena ini, sebab orang paling sehat pun mengalaminya.

 

Menurut sebuah studi di tahun 2016, sentakan hipnogogis ini terjadi secara acak dan mempengaruhi orang-orang dari segala usia.

Selain itu, para ahli dalam studi tersebut juga menemukan bahwa 60 hingga 70 persen orang mengalami sentakan hipnogogis, biasanya saat mereka akan tertidur.

Penting untuk diingat bahwa nggak ada yang perlu dikhawatirkan dari fenomena ini. Kemungkinan hal ini bisa menyebabkan komplikasi atau efek samping itu sangat kecil. 

41 Perwira TNI Dapat Kenaikan Pangkat, Daftar Jenderal TNI Baru, Paling Banyak Angkatan Darat

Beredar di Medsos, Besaran Penghasilan Tetap Perangkat Desa di Kerinci Jadi Polemik

Diperjuangkan Jadi Pahlawan Nasional Hima Ilmu Sejarah Unja Gelar Diskusi Kepahlawanan Raden Mataher

Gejala-gejala fenomena ini sendiri seperti perasaan jatuh, bermimpi jatuh, detak jantung yang cepat, pernapasan cepat, berkeringat, sentakan tiba-tiba, sentakan dari otot atau bagian tubuh lain.

Ada beberapa spekulasi terkait apa yang menyebabkan tersentak hipnogogis ini. Seperti olahraga, stimulain (kafein, nikotin), stres, cemas, kurang tidur serta faktor evolusi.

Meski nggak mungkin untuk sepenuhnya terhindar dari sentakan hipnogogis, ada beberapa cara yang mungkin bisa dilakukan untuk menguranginya.

Detik-detik Penangkapan di Desa Lamban Sigital, Begal Sadis yang Tikam Anak SMP di Sarolangun

Saksikan Festival Swarna Bumi Culture, Warga Kota Jambi Penuhi Lapangan Balai Kota

Inilah Begal Sadis yang Tendang 2 Anak SMP di Sarolangun hingga Jatuh dari Motor lalu Membacoknya

  • Hindari olahraga larut malam
  • Hindari stimulan: Seperti alkohol, kafein, atau nikotin yang bisa membuat tidur gelisah
  • Ikuti rutinitas sebelum tidur: Menyiapkan rutinitas sebelum tidurakan membuat tubuh rileks sebelum waktu tidur dan mengurangi stres dalam proses tersebut.

Kronologi Dua Begal Sadis Tendang Anak SMP di Sarolangun hingga Jatuh dari Motor lalu Tikam

Daftar Lengkap Harga HP Oppo Seri Terbaru Februari 2020: Promo Oppo A31 Cuma Rp 2,5 Jutaan

Jadi Sorotan Karena Buat KSAD Andika Perkasa Menangis, Ini Potret Rizka Nurjanah dengan Seragam TNI

  • Latihan meditasi/pernapasan sebelum tidur: Menghabiskan waktu sekitar 5 sampai 10 menit untuk benar-benar bersantai dengan latihan meditasi atau latihan pernapasan sebelum tidurjuga akan membantu menenangkan otak sebelum tidur. (HAI-online.com)
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved