Polemik Over Kapasitas Lapas - Kasus Narkotika Mendominasi, Perlukah Pemidanaan Non-pemenjaraan?

Over kapasitas lembaga pemasyarakatan masih menjadi masalah utama di lingkungan Lapas di Indonesia. Masalah ini kerap memicu persoalan-persoalan baru

Polemik Over Kapasitas Lapas - Kasus Narkotika Mendominasi, Perlukah Pemidanaan Non-pemenjaraan?
TRIBUN MEDAN/M NASRUL  
Suasana Rutan Kelas II B Kabanjahe, yang mengalami kerusuhan, Selasa (12/2/2020).  

Polemik Over Kapasitas Lapas - Kasus Narkotika Mendominasi, Perlukah Pemidanaan Non-pemenjaraan?

TRIBUNAJMBI.COM - Over kapasitas lembaga pemasyarakatan masih menjadi masalah utama di lingkungan Lapas di Indonesia.

Masalah ini kerap memicu persoalan-persoalan baru yang berpotensi menelan korban jiwa, seperti kerusuhan dan kericuhan.

Terbaru, terjadi kerusuhan di Rutan Kelas II B Kabanjahe, Kabupaten Karo, Sumatera Utara pada Rabu (12/2/2020).

Kepala Rutan Simon Bangun menyebutkan, penyebab kerusuhan salah satunya ada kelebihan kapasitas.

Simon mengatakan, rutan yang hanya diperuntukkan 145 warga rutan itu diisi oleh 410 orang.

Petugas gabungan berusaha memadamkan api yang membakar gedung saat terjadi kerusuhan di Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas II B Kabanjahe, Kabupaten Karo, Sumatera Utara, Rabu (12/2/2020). Menurut Kepala Bagian Humas Ditjen Pemasyarakatan Rika Aprianti, pemicu kerusuhan yang terjadi di rutan tersebut disebabkan adanya warga binaan pemasyarakatan yang tidak terima atas upaya pemberantasan narkoba di dalam rutan.
Petugas gabungan berusaha memadamkan api yang membakar gedung saat terjadi kerusuhan di Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas II B Kabanjahe, Kabupaten Karo, Sumatera Utara, Rabu (12/2/2020). Menurut Kepala Bagian Humas Ditjen Pemasyarakatan Rika Aprianti, pemicu kerusuhan yang terjadi di rutan tersebut disebabkan adanya warga binaan pemasyarakatan yang tidak terima atas upaya pemberantasan narkoba di dalam rutan. (ANTARA FOTO/HASAN)

Sementara, penjaga lapas hanya berjumlah 9 orang.

Bagaimana melihat persoalan over kapasitas lapas yang tak kunjung usai ini?

Institute for Criminal Justice Reform ( ICJR) menilai, banyak faktor yang menjadi penyebab masalah over kapasitas.

Menurut peneliti ICJR Genoveva Alicia, salah satunya, terpidana kasus narkotika yang mendominasi jumlah tahanan yang ada di Indonesia.

Halaman
123
Editor: suci
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved