Rawan Tumbang, Pohon Lapuk Mulai Mengancam Warga Kota Jambi

Memasuki musim hujan, sejumlah pohon pelindung di wilayah Kota Jambi rawan tumbang.

Rawan Tumbang, Pohon Lapuk Mulai Mengancam Warga Kota Jambi
Tribunjambi/Aryo
Sebagian pohon pelindung di Kota Jambi mulai lapuk dan membahayakan warga. 

Rawan Tumbang, Pohon Lapuk Mulai Mengancam Warga Kota Jambi

TRIBUNJAMBI.COM, JAMBI- Memasuki musim hujan, sejumlah pohon pelindung di wilayah Kota Jambi rawan tumbang.

Selain membahayakan warga yang berada di sekitaran pohon, ranting-ranting pohon pelindung juga kerap mengancam pengendara yang melintas di bawahnya.

Dari pantauan Tribunjambi.com pada Kamis (13/2/2020) di lapangan, setidaknya ada tiga titik pohon pelindung yang rawan tumbang dan ranting yang sudah mengering.

Di antaranya, pohon pelindung di Jalan DI. Panjaitan, Kebun Handil, Kota Jambi, Jalan Hidayat, Pall Lima, Kota Baru,dan Jalan Abdul Rachman Saleh, The Hok, Kota Jambi.

Digaji Minim, Tiga Tahun Baju Personel Damkar Muarojambi Tak Pernah Ganti

Eksekusi Lahan di The Hok Ricuh, Tergugat Ancam Lapor Soal Pemalsuan Sertifikat Tanah

Pria 19 Tahun dan Janda Anak Satu Ditangkap Polisi, Kedapatan Berduaan di Bumi Kemah Cadika Bungo

Ranting-ranting pada pohon pelindung tersebut terlihat rapuh. Seperti pohon pelindung di Jalan Hidayat, Pall Lima, Kota Baru. Ruas-ruas ranting pada pohon tersebut tampak sudah lapuk.

"Kalau sudah masuk musim hujan, makin was-was la kita, sering rantingnya jatuh, terpal saya saja sudah beberapakali sobek," keluh seorang pedagang buah, Mery.

Hal serupa juga turut dituturkan pedagang yang berada di Jalan Abdul Rachman Saleh, The Hok, Novry, dia mengatakan, kondisi ranting yang lapuk sangat membahayakan dirinya dan warga lainnya.

"Sudah setahun ini tidak ada dipangkas, udah pada lapuk rantingnya itu. Tahun yang lalu saya sendiri hampir tertimpa," kata Novry.

Menanggapi hal tersebut, Dinas Lingkungan Hidup Kota Jambi, melalui Kabid Pertamanan dan Ruang Terbuka Hijau (RTH), Dody membenarkan hal tersebut.

"Itu pasti kita pangkas nanti, tapi kan kita ada urutannya. Kalau untuk yang di The Hok, itu jenis pohonnya mahoni, jadi kita hanya bagian-bagian yang terlalu rendah, dia bercabang, kalau dipangkas pasti gundul," jelas Dody saat di temui di kantornya.

Dia mengatakan, saat ini ada beberapa titik yang ditargetkan untuk pemangkasan, satu diantaranya yaitu pohon yang berada di Jalan Sumantri, Kota Jambi.

"Itu dalam waktu dekat ini akan kita pangkas, baru menyusul ke titik yang tadi. Dan setiap hari kita lakukan pemangkasan, petugas harian lepas kerja full dari Senin sampai Minggu" tambahnya.

Namun kata Dody, pihak DLH kerap mengalami kendala saat melakukan pemangkasan. Mulai dari lalu lintas yang padat, ruko atau warga yang berada di bawah pohon hingga kabel menyulitkan petugas DLH.

"Kadang kita untuk menyelasaikan satu pohon itu, kadang bisa sampai satu minggu, harus kordinasi dengan Rt setempat, dan yang lain, karena kita tidak ada ganti rugi akibat dari pemangkasan ini," katanya.

Penulis: tribunjambi
Editor: Teguh Suprayitno
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved