Berita Sarolangun

Wabup Sarolangun Ancam Berhentikan TKD yang Tersangkut Kasus Hukum

Tenaga Kontrak Daerah (TKD) di lingkup Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sarolangun yang tersandung kasus hukum, akan ditindak tegas.

Wabup Sarolangun Ancam Berhentikan TKD yang Tersangkut Kasus Hukum
Tribunjambi/dedy Nurdin
Wakil Bupati Sarolangun, Hilal Latil Badri, diwawancarai wartawan 

Wabup Sarolangun Ancam Berhentikan TKD yang Tersangkut Kasus Hukum

TRIBUNJAMBI.COM, SAROLANGUN - Tenaga Kontrak Daerah (TKD) di lingkup Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sarolangun yang tersandung kasus hukum, akan ditindak tegas. 

Wakil Bupati Sarolangun, Hilalatil Badri menegaskan, tindakan tegas yang diberikan yaitu dengan mengeluarkan TKD yang tersandung hukum tersebut.

Baru-baru ini, seseorang yang statusnya TKD berinisial FR (27) terciduk anggota polisi karena kedapatan membawa narkotika jenis sabu.

"Saya sudah buat surat untuk ditindak lanjuti sesuai dengan aturan PP 53 tentang disiplin pegawai, bagi yang narkoba tentu akan di proses," jelasnya.

Dituntut 20 Tahun, Terdakwa Pembunuhan di Bungo Mohon Keringanan, Mengaku Punya Anak Kecil

Kedapatan Simpan Sabu, Honorer di Sarolangun Terancam Dipecat

Temuan Mayat Perempuan dalam Kantong Plastik, Polisi Bagikan Foto Pakaian Korban

Menurut Hilal, tindakan yang diberikan sesuai aturan, dan sesuai tingkatan pelanggaran, mulai dari pelanggaran ringan, sedang, dan berat.

"Kalau berat ya diberhentikan. Menurut saya narkoba ini termasuk berat, maka kalau narkoba asal kasusnya sudah inkrah, otomatis akan diberhentikan," katanya.

Dalam setiap pelaksanaan upacara kata Wabup, ia selalu menyampaikan tentang kedisiplinan saat melakukan pekerjaan. Karena dengan disiplin semua pekerjaan bisa dilaksanakan dengan baik.

Mencegah perbuatan buruk terjadi kata Hilal, bisa melaksanakan program yang baik, seperti salat berjamaah, dan subuh keliling (subling).

Ke depan tidak menutup kemungkinan pihaknya akan bekerjasama dengan BNN untuk melakukan tes urin yang belum tahu kapan dilaksanakan.

"Kita akan lakukan tes urin bagi pegawai, yang tentunya tes urin yang betul-betul mendadak dan tidak diketahui pegawai," ujarnya.

"Kalau yang sudah terlanjur narkoba kita ada rehab narkoba di panti rehab. Maka jangan malu-malu, dan tidak ada ruginya, apalagi biayanya ditanggung," sebut Hilalatil Badri.

Wabup Sarolangun Ancam Berhentikan TKD yang Tersangkut Kasus Hukum (Tribunjambi.com/Wahyu Herliyanto)

Penulis: Wahyu Herliyanto
Editor: budi
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved