Antisipasi Jimat, Polisi Akan Ikut Awasi Tes SKD CPNS di Bungo

Ade Yusuf Abidin menegaskan, tidak ada peserta yang boleh berbuat curang dalam tes SKD, termasuk menggunakan jimat.

Antisipasi Jimat, Polisi Akan Ikut Awasi Tes SKD CPNS di Bungo
Tribunjambi/Mareza
BKPSDM Bungo menyiapkan 220 komputer untuk tes SKD CPNS yang akan dimulai Selasa (11/1/2020) besok. 

Antisipasi Jimat, Polisi Akan Ikut Awasi Tes SKD CPNS di Bungo

TRIBUNJAMBI.COM, MUARA BUNGO - Jelang ujian Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) besok, Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Bungo sudah menyiapkan sejumlah antisipasi kecurangan.

Kepala BKPSDM Kabupaten Bungo, Wahyu Sarjono melalui Kabid Pengangkatan dan Pemberhentian BKPSDM Bungo, Ade Yusuf Abidin menjelaskan, pihaknya akan berkoordinasi dengan pihak kepolisian, Disdukcapil, dan Satpol PP untuk mengamankan tes SKD tersebut.

"Untuk kecurangan peserta, di luar akan diperiksa oleh pihak kepolisian. Kemudian juga diperiksa oleh Disdukcapil juga. Kemudian juga Satpol PP juga bisa deteksi logam," terangnya.

Dia menegaskan, tidak ada peserta yang boleh berbuat curang dalam tes SKD, termasuk menggunakan jimat.

"Jika nanti di dalam masih ada kecurangan. Kita batalkan keikutsertaannya atau kita diskualifikasi," tegasnya.

Tes SKD CPNS Bungo Dimulai Selasa Besok, BKPSDM Siapkan 220 Komputer

Udang Ketak Jambi Tak Bisa Diekspor ke China Karena Virus Corona, Apif: Kita Harus Cari Pasar Lain

31 Pejabat Muarojambi Dilantik, Suryadin: Tak Ada Satupun Keluarga Kami yang Dilantik

Untuk diketahui, SKD akan berlangsung 11-13 Februari 2020 mendatang di Gedung Serbaguna Kompleks MTQ Baru Kabupaten Bungo.

Ade, saat ditemui Tribunjambi.com mengatakan, sejauh ini pihaknya sudah mematangkan persiapan.
"Sudah semua. Jadi, sudah fiks besok ujian SKD-nya," ujarnya, Senin (10/2/2020).

Dia menjelaskan, pihaknya sudah menyiapkan 220 komputer dan sudah tersambung ke server. Sejauh ini, kata dia tidak ada kendala berarti yang mereka alami.

"Meski tadi ada kendala dari daya listrik, tapi sudah ditangani. Kami sudah berkoordinasi dengan PLN," sambungnya.

Ujian itu rencananya akan dibagi menjadi lima sesi setiap harinya. Masing-masing sesi memiliki alokasi waktu selama 90 menit.(Tribunjambi.com/ Mareza Sutan A J)

Penulis: Mareza
Editor: Teguh Suprayitno
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved