Pemakaman Terduga Teroris Tebo

Pak Kades Kaget saat Tahu Wahyu Firmansyah Mati Ditembak Densus 88, 'Pergaulan Macam Biasolah'

Memang, kabar meninggalnya Wahyu Firmansyah alias Ibnu Thayyi (29) pada Kamis (6/2/2020) lalu, membuat warga kampung halamannya geger.

Penulis: Mareza Sutan AJ | Editor: Duanto AS
istimewa
Kapolsek Tebo Ulu, Iptu Iswahyudi 

Pak Kades Kaget saat Tahu Wahyu Firmansyah Mati Ditembak Densus 88, 'Pergaulan Macam Biasolah'

TRIBUNJAMBI.COM, MUARA TEBO - Penuturan Razali, Kepala Desa Teluk Pandan Rambahan, Kabupaten Tebo, kehidupan Wahyu Firmansyah (29) sama seperti warga lainnya.

Razali kaget saat mendengar kabar WF mati ditembak Densus 88.

Dia bertambah kaget saat mendengar bahwa WF merupakan terduga teroris.

Inilah Lokasi Permakaman Jenazah Terduga Teroris Asal Tebo Wahyu Firmansyah

Dibalik Wacana Pemulangan WNI Eks ISIS, Ada Perasaan Keluarga Korban Terorisme yang Terluka

Ketua Forkoma PMKRI, Hermawi Taslim: Kelompok Cipayung Harus Back to Campus

Memang, kabar meninggalnya Wahyu Firmansyah alias Ibnu Thayyi (29) pada Kamis (6/2/2020) lalu, membuat warga kampung halamannya geger.

Pasalnya, warga tahunya selama ini mendiang termasuk orang yang berperilaku baik.

"Pergaulan sehari-hari, macam biasolah. Idak ado hal-hal yang mencurigakan, kalau di desa idak ado," tutur Razali.

"Makonyo, kaget kito dengan kejadian ini," lanjut Razali, setelah kedatangan jenazah ke rumah duka, Minggu (9/2/2020) dini hari.

Sebelumnya diwartakan, pelarian WF berakhir di Desa Tolam, Kecamatan Bunut yang berbatasan dengan SP II, Kelurahan Pelalawan, Kecamatan Pelalawan, Kabupaten Pelalawan, Riau.

WF ditangkap dan ditembak mati tim Detasemen Khusus (Densus) 88 pada Kamis (6/2/2020), sekitar pukul 18.25 WIB.

Diketahui, warga Padang Lamo, Desa Teluk Pandan Rambahan, Kecamatan Tebo Ulu, Kabupaten Tebo, Jambi ini meninggal dunia setelah dilumpuhkan dengan timah panas.

Sebelumnya dia melakukan perlawanan dengan cara melempar bom berdaya ledak rendah.

Informasi itu sudah sampai ke pihak keluarga pada Jumat (7/2/2020). Informasi yang Tribunjambi.com dapatkan, keluarga mengaku kaget menerima informasi kematian WF yang disebut-sebut merupakan anggota Jamaah Ansharut Daulah di Jambi.

Di Acara Pernikahan Sosok Ini, Mendadak Ridwan Kamil Minta Maaf ke Menhan Prabowo Subianto

Kata Razali, pihak keluarga sempat mencari keberadaanya. Wahyu Firmansyah disebut-sebut tidak terlihat di desa sudah sekitar satu bulan, sampai akhirnya berita kematiannya merebak ke Desa Teluk Pandan Rambahan.
Masih dari keterangan Kades, almarhum sehari-hari bekerja sebagai petani.

"Sehari-hari dia itu motong (karet), bertani, macam (masyarakat) yang lainnyo lah," ungkapnya.

Halaman
12
Sumber: Tribun Jambi
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

Berita Populer

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved