Walikota Surabaya Ungkap Laporkan IRT Penghina Dirinya di Medsos Gara-gara Dua Sosok Ini
Risma menyampaikan, unggahan bernada hinaan yang dilakukan Zikria Dzatil kepada dirinya juga dianggap telah menghina
Walikota Surabaya Ungkap Laporkan IRT Penghina Dirinya di Medsos Gara-gara Dua Sosok Ini
TRIBUNJAMBI.COM, SURABAYA - Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini angkat bicara soal kasus dugaan penghinaan terhadap dirinya oleh pemilik akun Facebook bernama Zikria Dzatil.
Pemilik akun Facebook yang merupakan seorang ibu rumah tangga asal Bogor, Jawa Barat, itu kita telah ditahan dan ditetapkan sebagai tersangka oleh Polrestabes Surabaya.
Risma pun mengungkapkan alasan mengapa ia melaporkan akun tersebut kepada kepolisian.
"Sebetulnya, kemarin alasan saya kenapa saya melaporkan, pertama yaitu pribadi saya. Karena kalau saya kodok, berarti Ibu saya kodok," kata Risma ditemui di Rumah Dinas Wali Kota Surabaya, Rabu (5/2/2020).
• FAKTA Terbaru Predator Reynhard Sinaga Divonis 30 Tahun Penjara: Jaksa Tidak Puas Ajukan Banding
• Diajak Selfie, Kunjungan ke Kerinci dan Sungai Penuh, Fasha Didampingi Mantan Wabup Kerinci
Risma menyampaikan, unggahan bernada hinaan yang dilakukan Zikria Dzatil kepada dirinya juga dianggap telah menghina kedua orangtua Risma.
"Saya enggak pengin orangtua saya direndahkan," ucap Risma.
Di sisi lain, lanjut Risma, ada banyak dorongan dan desakan dari masyarakat yang meminta dirinya untuk melaporkan pemilik akun Facebook itu.
Risma mengatakan, laporan tersebut dibuat atas nama dirinya pribadi dan bukan atas nama siapapun.
• Pria Ini Rekam Betapa Mencekamnya Suasana Rumah Sakit di China karena Virus Corona, Ini yang Terjadi
• Kocak, Seorang Istri Curhat ke Review Google Playstore: Sekalinya Ada Uang, Malah Buat Beli Diamond
Selain itu, ada beberapa warga Surabaya yang turut melaporkan pemilik akun Facebook bernama Zikria Dzatil itu.
"Saya pribadi yang melaporkan, saya laporkan pribadi bukan atas nama siapapun. Saya yang tanda tangan sendiri," ujar Risma.
Sebagai pejabat publik, Risma mengaku tidak punya akun media sosial apapun.
Risma juga menyatakan tidak pernah meminta siapa pun untuk membela dirinya di media sosial, terlebih saat dirinya mendapat kritik atau ujaran kebencian dari netizen.
Menurut Risma, waktunya sebagai wali kota hanya dihabiskan untuk memikirkan Surabaya.
"Jadi teman-teman boleh lihat, saya tidak sempat melakukan itu. Tidak ada sedikit pun memerintahkan atau apapun yang misalkan bela-bela saya atau membaik-baikan saya, tidak pernah," kata Risma.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jambi/foto/bank/originals/23102019_risma.jpg)