Breaking News:

Residivis Curat Terancam Hukuman Mati, Polres Tanjab Barat Temukan 1 Kg Sabu Dalam Tas

Hendak mengedarkan sabu dan ekstasi, Fajar Hidayat (24) warga Desa Pematang Pauh, Kecamatan Tungkal Ulu kepergok polisi.

Tribunjambi/Darwin
Kapolres Tanjab Barat, AKBP Guntur Saputro saat konferensi pers, Selasa (4/2) kasus narkotika. 

Residivis Curat Terancam Hukuman Mati, Polres Tanjab Barat Temukan 1 Kg Sabu Dalam Tas

TRIBUNJAMBI.COM, KUALA TUNGKAL - Fajar Hidayat (24) warga Desa Pematang Pauh, Kecamatan Tungkal Ulu, Kabupaten Tanjung Jabung Barat ditangkap satuan Polres Tanjab Barat, saat hendak mengedarkan sabu dan ekstasi.

Kapolres Tanjab Barat, AKBP Guntur Saputro saat konferensi pers, Selasa (4/2) menyampaikan seorang pengendar narkotika jenis Sabu dan ekstasi berhasil diamankan pada Senin (27/1) sekitar pukul 20.30 WIB.

"Berdasarkan informasi, diduga tersangka (Fajar) berulang kali mengedarkan narkotika jenis Sabu dan ekstasi di wilayah Tungkal Ulu, Tanjab Barat," terangnya.

Fajar ditangkap di rumahnya. "TKP nya di rumah yang bersangkutan, saat ditemukan pelaku sedang membawa tas kecil, kemudian dilakukan penggeledahan dan ditemukan narkotika," jelasnya.

BREAKING NEWS Seperti Alami Gangguan Jiwa, Ibu di Tebo Aniaya Bayinya hingga Tewas

Boyo Divonis Dua Tahun, Ini Alasan Hakim Vonis Ringan Kasus Penggelapan Yamaha Nmax

VIDEO: Persediaan Terbatas, Harga Masker di Jepang Melonjak Hingga 10 Kali Lipat

Barang bukti berupa sabu yang diamankan seberat 1 kilogram bruto. Dan pengakuan tersangka, sebagian narkotika sudah diedarkan.

"Barang bukti lain yang diamankan yaitu ekstasi sebanyak 50 butir dan uang hasil penjualan, handphone," katanya.

Tersangka disangkakan Pasal 114 ayat (2) dan atau pasal 112 ayat (2) Undang Undang nomor 35 Tahun 2009 tentang narkotika.

Ancaman pidana pada pelaku yaitu pidana mati atau pidana penjara paling singkat 5 tahun dan paling lama 20 tahun atau denda sebesar Rp 1 miliar dan paling banyak 8 miliar rupiah.

Kapolres membeberkan bahwa pelaku merupakan seorang residivis kasus Curat sudah berulangkali menjalankan aksinya dalam mengedarkan sabu.

"Ini yang kelima dengan kuantitas yang cukup lumayan, artinya setiap yang bersangkutan menerima, memiliki, menguasai untuk diedarkan dengan rata-rata 1 ons," katanya.

Sehingga hasil penjualan narkotika tersebut akan dilakukan upaya aset recovery, aset data dalam penggunanya.

Hingga saat ini kepolisian Tanjab Barat sedang melakukan pendalaman untuk kemungkinan adanya tersangka lain.(Darwin Sijabat/ Tribunjambi.com)

Penulis: Darwin Sijabat
Editor: Teguh Suprayitno
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved