Keren! Tata Fegley, Bocah 9 Tahun Berhasil Cetak Rekor Angkat Beban 104 Kg
Tate Fegley adalah seorang bocah berusia sembilan tahun dengan tinggi badan 143 sentimeter dan berat 46,7 kilogram. Meski begitu, dia sudah membuktika
TRIBUNJAMBI.COM- Tate Fegley adalah seorang bocah berusia sembilan tahun dengan tinggi badan 143 sentimeter dan berat 46,7 kilogram.
Meski begitu, dia sudah membuktikan diri sebagai sosok kuat yang harus diperhitungkan di dunia powerlifting.
Bayangkan saja, dalam usia belia dan badan yang kecil, dia sudah mampu melakukan deadlift dengan bobot lebih dari 104 kilogram.
Artinya, bocah asal Minden, Louisiana, AS, ini mampu mengangkat beban lebih dari dua kali lipat berat badannya.
• Update Sidang Kasus Video Ikan Asin, Hakim Tegur Fairuz A Rafiq Hingga Disebut Trouble Maker Karena
• Biasa Pakai Baju & Berpangkat Jenderal, Angga Sasana Petinggi Sunda Empire Kini Pakai Baju Tahanan
• BREAKING NEWS: Pergi Nemui Tukang Duren, 4 Pelajar Merangin di Jakarta Dikabarkan Hilang
Tak hanya itu, dia pun mampu melakukan benchpress dengan beban 42 kilogram, serta skuat menggunakan beban 86 kilogram.
Tate mulai berlatih angkat beban sekitar satu setengah tahun yang lalu.
Namun, dalam waktu yang relatif singkat tersebut dia sudah memecahkan empat rekor AS untuk kelompok umur dan kelompok berat badannya.
Terakhir, pada kompetisi negara bagian dua minggu lalu, Tate memecahkan rekor untuk squat, bench press, deadlift, dan juga kumulasi berat total yang diangkat dalam satu hari.
"Saya suka olahraga. Saya juga suka kompetisi," kata Tate.
• Korban Meninggal 170 Orang, WHO Pastikan Virus Corona Sudah Menyebar ke Seluruh Dunia
• Wahyudi dan Deni Ivan Bersaksi, Ungkap Serah Terima Uang Depan Kantor Partai
• (HOAX atau FAKTA) Bawang Putih Sembuhkan Virus Corona Hingga HP Xiaomi Sebarkan Penyakit Tersebut
Ketika banyak dari kita kesulitan untuk bangun pagi, Tate sudah pergi ke gym pada pukul 07.00 pagi setiap hari, selama liburan musim panas.
Sekarang, dia berolahraga sepulang sekolah, kadang-kadang selama tiga jam.
Begitu kesaksian pelatihnya, Peyton Grey.
"Saya tidak pernah memaksanya, dia yang ingin berlatih dan terus berlatih," ungkap dia.
"Saya percaya yang membedakan dia dengan yang lain adalah seberapa besar dia mau berusaha," kata sang pelatih.
• Korban Tewas Jadi 170 Orang, WHO: Virus Corona Telah Menyebar ke Seluruh China
• Sudah 170 Orang yang Meninggal Dunia, Kenali Penyebaran, Gejala, dan Pencegahan Virus Corona
• Detik-detik Duel Intelijen Indonesia vs Agen KGB Rusia di Restoran, Roll Film Rahasia Nyaris Lolos
• Isu Beras Plastik di Batanghari, Tim Satgas Pangan Sisir Agen di 3 Kecamatan
Di kompetisi powerlifting, pesaing mendapatkan tiga kesempatan untuk setiap lift.