Berita Kerinci

Tidak Miliki Buku Nikah, 69 Pasangan Pasutri di Kerinci Ikuti Sidang Itsbat Nikah

Tidak Miliki Buku Nikah, 69 Pasangan Pasutri di Kerinci Ikuti Sidang Itsbat Nikah

Tribunjambi.com/Heru Pitra
Tidak Miliki Buku Nikah, 69 Pasangan Pasutri di Kerinci Ikuti Sidang Itsbat Nikah 

Tidak Miliki Buku Nikah, 69 Pasangan Pasutri di Kerinci Ikuti Sidang Itsbat Nikah

TRIBUNJAMBI.COM, KERINCI - Ternyata masih banyak pasangan suami istri (pasutri) di Kabupaten Kerinci yang belum memiliki buku nikah.

Hal itu terlihat dari sidang itsbat yang dilakukan di empat Desa Koto Majidin, Kecamatan Air Hangat, Senin (27/1/2020).

Sidang Itsbat Nikah yang diselenggarakan di gedung serba guna Koto Majidin ini difasilitasi oleh Pemerintahan Empat Desa Koto Majidin yakni Koto Majidin Sawahan, Koto Majidin Mudik, Koto Majidin di Air dan Koto Majidin Hilir dan Ikatan Pemuda Pelajar Koto Majidin (IPPK).

Ini juga merupakan program yang di laksanakan Pengadilan Agama Sungai Penuh untuk membantu masyarakat.

Pria dan Wanita di Jambi Masuk Kamar Hotel Tanpa Buku Nikah, Nasibnya Berakhir di Polda Jambi

Seramnya Aksi Reynhard Sinaga, Ini Cerita Detik-detik Pemuda Jadi Korban dan Sadar Dalam Posisi Ini

Antisipasi Virus Corona di Pelabuhan, Kapolres Minta Personel Pantau Keluar Masuk WNA Asal China

Dalam acara ini hadir Bupati Kerinci, Dr. H. Adirozal, Kakan Kementerian Agama Kabupaten Kerinci, Hardiman dan Ketua Pengadilan Agama Sungai Penuh, Ikhsanuddin, para alim ulama, kepala KUA, pemohon Itsbat Nikah, Kepala Desa 4 Desa Koto Majidin dan Camat Air Hangat serta tamu undangan.

Pjs Kades Koto Majidin Sawahan, Mountry mengatakan ada sejumlah faktor yang membuat banyak pasutri di desanya tidak memiliki buku nikah. Kebanyakan pasutri itu pun, kata dia, menikahnya bukan sekarang-sekarang ini.

"Ada yang buku nikahnya hilang, terbakar, nikah siri, dan ada juga yang memang kurang persyaratan administrasinya. Dulu itu kan yang penting nikah saja dulu. Biasanya karena kekurangan dana, jadi belum mengurus surat nikah," katanya.

Pasutri yang tidak memiliki buku nikah di Kerinci mengikuti sidang itsbat nikah
Pasutri yang tidak memiliki buku nikah di Kerinci mengikuti sidang itsbat nikah (Tribunjambi.com/Heru Pitra)

Mountry menambahkan, kepemilikan buku nikah cukup penting bagi masyarakat, karena dapat menjadi salah satu syarat administrasi buat pengurusan berbagai hal.

"Kalau enggak punya, bisa menghambat pembuatan administasi kependudukan. Buat jual beli tanah juga terhambat. Buat naik haji sudah jelas," ujarnya.

Halaman
12
Penulis: heru
Editor: budi
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved