Gerindra Kini di Koalisi Jokowi, Benarkah Cawagub DKI dari PKS Bakal Gigit Jari?

Pengamat politik M Qodari menilai, pertarungan antara dua calon wakil gubernur DKI Jakarta yang diusulkan Partai Gerindra dan PKS tidak seimbang. Sete

Gerindra Kini di Koalisi Jokowi, Benarkah Cawagub DKI dari PKS Bakal Gigit Jari?
WARTA KOTA/ADHY KELANA
Pasangan Calon Gubernur dan Wakil Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan dan Sandiaga Uno berpelukan usai melakukan pencoblosan di masing-masing TPS-nya, Rabu (19/4/2017). Mereka bertemu di Posko Pemenangan Anies-Sandi, Jalan Cicurug, Menteng, Jakarta Pusat. 

TRIBUNJAMBI.COM- Pengamat politik M Qodari menilai, pertarungan antara dua calon wakil gubernur DKI Jakarta yang diusulkan Partai Gerindra dan PKS tidak seimbang.

Setelah proses pemilihan Wagub DKI mandek, Gerindra dan PKS kemudian mengganti calon.

Akhirnya, PKS dan Gerindra sepakat sama-sama mengusung satu calon.

PKS menyodorkan kadernya Nurmansjah Lubis, sementara Gerindra menyerahkan kadernya Ahmad Riza Patria.

VIDEO: Sosok Esmail Qaani, Jendral Baru Iran Pengganti Qasem Soleimani Pimpin Pasukan Elite Quds

Danki Brimob Dikeroyok hingga Bonyok di Lokasi Permandian Salupajaan, Akhirnya Dievakuasi

Daftar Lengkap Harga HP Xiaomi Terbaru Januari 2020: Mulai Rp 1 Jutaan, Mi Note 10 Pro Rp 6,9 jutaan

Kedua calon tersebut menggantikan dua calon yang sudah diajukan, yakni Ahmad Syaikhu dan Agung Yulianto, dua kader PKS.

Qodari menilai, peta politik nasional berpengaruh besar dalam perebutan jabatan Wagub DKI.

Gerindra kini meninggalkan PKS dengan bergabung dalam koalisi pemerintahan Joko Widodo-Ma'ruf Amin.

"Otomatis partai pendukung pemerintah akan mendukung pilihan dari Gerindra," kata dia saat dihubungi Kompas.com, Selasa (21/1/2020).

PS5 Bakal Diluncurukan Bulan Februari 2020? Ini Bocoran Spesifikasinya, Resolusi 8k dan Ray Tracing?

Viral Kisah Tragis Perempuan Asal Malang, Ditinggal Suami Setelah 12 Jam Dinikahi, Ini Kata Psikolog

Batanghari Kembali Dapat Bantuan Program BSPS, Kementerian PUPR Gelontorkan Dana Miliaran

Qodari menilai, melihat peta politik di DPRD DKI, Gerindra kemungkinan didukung mayoritas suara dari koalisi pendukung pemerintah.

"Menurut saya kalau terjadi pertarungan politik, maka (calon dari) PKS akan terjungkal karena angkanya 67 (mendukung Gerindra) banding 33 (mendukung PKS)," ucap Qodari.

Halaman
123
Editor: rida
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved