Berita Merangin
Bangun Masjid, Warga Muaro Panco Barat Sumbangkan Buah Durian, Diborong ke Pekanbaru
Durian di Kabupaten Merangin saat ini tengah panen. Ribuan butir durian dijual oleh petani, baik dijual di Merangin sendiri maupun keluar Merangin.
Penulis: Muzakkir | Editor: Nani Rachmaini
Bangun Masjid, Warga Muaro Panco Barat Sumbangkan Buah Durian
Laporan Wartawan Tribunjambi Muzakkir
TRIBUNJAMBI.COM, BANGKO -- Durian di Kabupaten Merangin saat ini tengah panen. Ribuan butir durian dijual oleh petani, baik dijual di Merangin sendiri maupun keluar Merangin.
Khusus di Kabupaten Merangin, durian-durian itu dijual di sepanjang jalan protokol, harganya lumayan murah, dari lima ribuan hingga belasan ribuan.
Sementara untuk di tingkat petani, durian tersebut dijual paling mahal Rp 10 ribu.
Durian-durian tersebut banyak berasal dari Kecamatan Renah Pembarap, Pangkalan Jambu, Batang Masumai, Tabir, dan beberapa kecamatan lainnya.

Ngomong soal durian, ada yang unik yang dilakukan oleh satu desa di Kecamatan Renah Pembarap, di mana di Desa Muaro Panco Barat, warga menyumbangkan hasil panen durian untuk membangun masjid.
• Tim Gabungan Kembali Cari Al Mughoni, Diperluas Hingga Menyisir Hulu Sungai Manjunto Arah Tenggara
• Dukcapil Merangin Dapat Jatah 6.000 Blangko e-KTP, Sempat Kosong Enam Bulan
• Lagi, 5 WNI Diculik di Perairan Malaysia Oleh Enam Orang Bertopeng Menggunakan Kapal Cepat
Kepada Tribunjambi.com Kepala Desa Muaro Panco Barat Halib Mawardi menyebut jika saat ini mereka memang tengah membangun masjid. Katanya, pembangunan masjid tersebut membutuhkan uang yang tak sedikit.
Melihat banyaknya hasil panen durian di desanya, Halib mengumumkan kepada masyarakat agar bisa memberikan sedikit rezekinya berupa hasil panen durian yang kemudian disumbangkan ke masjid.
"Kita sisihkan sedikit rezeki yang Allah berikan kepada kita dengan ikut berpartisipasi dalam program yang dilaksanakan oleh pengurus Masjid Agung Baitussalam dengan memberikan minimal satu durian satu orang yang disumbangkan kepembangunan Masjid," kata Halib.

Menurut Halib, kegiatan yang didukung penuh oleh masyarakat setempat itu merupakan ide dari mahasiswa Kukerta STAI SMQ Bangko.
"Ternyata ide tersebut diterima oleh PEMDES, pengurus masjid dan masyarakat," katanya lagi.
Dirinya sangat berterima kasih kepada semua pihak yang telah mendukung kegiatan ini sehingga dengan kegiatan program infak durian tersebut bisa menambah uang kas Masjid Agung Baitussalam sekitar Rp 7 juta.
Kata Halib, durian yang berhasil dikumpulkan oleh panitia masjid tersebut hampir 2.000 butir yang dibeli oleh tauke durian untuk dijual kembali ke wilayah Pekanbaru, Riau.
"Harganya pukul rata Rp 6.000. Kalau durian yang kecil, dua durian hitung satu," imbuhnya.
• Heboh Beredar Undangan Pernikahan Gisella Anastasia dan Wijaya Saputra, Padahal Sebelumnya Akui Ini
• Live Streaming Final Indonesia Masters 2020, Marcus/Kevin Vs Ahsan/Hendra Siang Ini Pukul 12.30 WIB
FOLLOW INSTAGRAM TRIBUN JAMBI:
.