Kisah Militer

SIAPA yang Menang, Kopassus vs SAS ? Hutan Kalimantan Jadi Saksi Pasukan Khusus Inggris Dipermalukan

TRIBUNJAMBI.COM - Komando Pasukan Khusus (Kopassus) merupakan satu di antara pasukan elite yang

SIAPA yang Menang, Kopassus vs SAS ? Hutan Kalimantan Jadi Saksi Pasukan Khusus Inggris Dipermalukan
Kolase/ist
Kopassus dan SAS 

TRIBUNJAMBI.COM - Komando Pasukan Khusus (Kopassus) merupakan satu di antara pasukan elite yang disegani oleh dunia.

Keberhasilan berbagai misi sulit dan berbahaya menjadikan Kopassus satu di antara pasukan elite yang paling ditakuti.

Kopassus juga merupakan satu-satunya pasukan di Asia Tenggara yang pernah berhadapan dengan pasukan paling disegani di dunia yakni Special Air Service (SAS).

Bahkan SAS Inggris pernah dipermalukan oleh Kopassus, personel SAS terbunuh di pertempuran paling fenomenal saat operasi Dwikora kala itu Indonesia berkonfrontasi dengan Malaysia. 

UPDATE Kecelakaan Maut di Subang, 8 Orang Tewas di Tanjakan Emen, Bus Pariwisata Kecelakaan Tunggal

Kabar terbunuhnya pasukan SAS ini tentu saja mencoreng nama pasukan khusus Inggris ini, apalagi SAS dikalahkan oleh pasukan dari dunia ketiga yang sebelumnya tidak diperhitungkan. 

 

Duel Kopassus dan Spesial Air Service (SAS) pasukan elite Inggris di Mapu Kalimantan Barat berbatasan dengan Malaysia menjadi satu diantara pertempuran epik yang dialami Korps Baret Merah.

Pertempuran antara Kopassus dan SAS ini disebut-sebut pertempuran paling brutal yang pernah dilakukan olehKopassus.

VIRAL di Surabaya! Istri Berzina 10 Kali Dengan Pelatih Renang Terbongkar Berkat GPS

Pertempuran antara RPKAD atau sekarang bernama Kopassus dengan pasukan SAS Inggris menjadi satu diantara kisah heroik saat Operasi Dwikora dalam konfrontasi melawan Malaysia.

SAS inggris
SAS inggris (Tumblr)

Satu di antara pertempuran berdarah antara Kopassus dan pasukan elit kerajaan Inggris tersebut terjadi di Desa Mapu, Long Bawan perbatasan Kalimantan Barat dan Sabah Malaysia.

Dikumpulkan dari berbagai sumber, pertempuran terjadi pada bulan April tahun 1965.

Halaman
1234
Editor: ridwan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved