Asusila
Meski Sudah Berkeluarga, 3 Oknum Guru di Serang Berzina Dengan Siswi SMP!
Tiga oknum guru di Serang yang melakukan hubungan intim dengan tiga siswi SMP.
TRIBUNJAMBI.COM - Tiga oknum guru di Serang yang melakukan hubungan intim dengan tiga siswi SMP.
Bahkan, salah satu dari siswi SMP yang berzina itu saat ini hamil.
Begini nasib siswi SMP dan oknum guru yang telah lakukan hubungan intim itu?
• Usai Berzina, Wanita Ini Kirim Video Syur ke Istri Korban dan Minta Sejumlah Uang, Begini Jadinya!
Kapolres Serang AKBP Indra Gunawan menuturkan bahwa ketiga pasangan itu melakukan hubungan badan atas dasar suka sama suka.
Kapolres mengatakan, ketiga tersangka dengan tiga siswi memiliki hubungan spesial atau berpacaran.
Ketiga oknum guru itu adalah DA, AS dan OM.
DA diketahui berstatus PNS dan mengajar pelajaran IPS, sedangkan AS adalah pegawai bagian tata usaha sedangkan OM adalah guru seni budaya.
Kedua oknum guru ini berstatus guru honorer.
Ironisnya, tiga oknum guru itu semuanya sudah berkeluarga dan masing-masing memiliki dua anak.
Menurut keterangan Kapolres Serang, para guru dan siswinya itu sering melakukan hubungan badan di area sekolah.
Bahkan, keenam orang itu pernah melakukan pesta seks bersama-sama di Ruang Laboratorium Komputer.
Berdasarkan keterangan tersangka OM pertama kali bercinta dengan Siswa 1 di ruangan kelas, sedangkan AS dan Siswi 2 pertama kali bercinta di rumah korban dan DA pertama kali bercinta dengan Siswi 3 di semak-semak belakang sekolah.
"Bunga (Siswa 1) terlebih dahulu melakukan pelaporan karena yang bersangkutan sudah hamil 21 minggu sejak bulan Januari," kata Indra kepada wartawan saat ekspose di Mapolres Serang, Jumat (21/6).
Di tempat yang sama, tersangka OM mengaku, benih cinta ketiga pasangan guru dan murid tersebut timbul bermula siswinya kerap curhat sehingga berpacaran.
"Awalnya sering curhat-curhatan lalu pacaran akhirnya terjadi (hubungan badan). Yang pertama kali nge-Whatsapp dia (murid) iseng ngobrol," katanya.
OM mengatakan, aksi hubungan badan yang dilakukan antara dirinya dengan Bunga yang merupakan muridnya sendiri adalah bukti keduanya saling mencintai.
"Namanya pacaran zaman sekarang begitu lah. Awalnya gak ada niatan karena ada kesempatan terjadi seperti itu (mesum)," katanya. (*)
Adegan Ranjang di Perpustakaan
Kasus asusila serupa yang pernah terjadi terjadi antara guru honorer bernama Musnoyus (41) dan siswi SMP berinisial LV (13).
Kisah asmara antara guru honorer dan siswi SMP itu berakhir dengan hubungan badan di Perpustakaan
Keduanya melakukan hal terlarang itu di perpustakaan sekolah daerah di Cinenunng, Kecamatan Palakka, Bone, Sulawesi Selatan (Sulsel).
Musnoyus mengaku, tak cuma diperpustakaan ia juga melakukannya di ruang kelas.
Pelaku mengaku menggauli LV berdasarkan suka sama suka.
"Saya lakukan itu berdasarkan saling suka sama suka pak," kata pelaku sambil tertunduk.
Oknum guru SD tersebut mengaku sudah lama kenal dengan LV, sejak ia mengajar korban tahun 2017 di SD tersebut.
Kendati demikian, baru mengaku pacaran dengan LV sejak tiga bulan yang lalu.
Sekadar informasi, tempat LV menuntut ilmu berada di satu kawasan dengan SD tempat pelaku mengajar.
"Saya kenal dekat, pacaran saat perkemahan Agustus lalu sampai sekarang," kata Musnoyus.
Pelaku mengaku khilaf atas perbuatan cabulnya kepada anak yang masih di bawah umur tersebut.
Musnoyus kemudian dengan tega menuding LV telah menggodanya.
"Saya khilaf pak, tetapi perempuannya memang selalu goda saya, dia aktif hubungi saya sehingga kejadian seperti ini," tambahnya.
Kebejatan Musnoyus tak cuma sampai di sana, pria bertubuh kurus itu rupanya sudah berkeluarga dan memiliki tiga orang anak.
"Sudah, anak ada tiga," ucap Musnoyus.
Kebejatan Musnoyus Terbongkar
Kapolsek Palakka Iptu Djamaluddin, menuturkan kronologi aksi pencabulan tersebut terjadi di ruangan perpustakaan SD Cinennung itu.
Ia menyebutkan pelaku bersama korban nyaris dimassa warga saat ditemukan mesum di Perpus SD Inpres 12/79/ Cinennung, Rabu (25/12/2019) sekitar pukul 21. 00 Wita.
Pasalnya, aksi mesum tersebut tertangkap basah oleh warga setempat.
"Warga yang menemukan keduanya mesum hingga berhubungan badan di ruang Perpustakaan tersebut," kata Iptu Djamaluddin seperti dikuti dari tribunbone.com di ruangannya, Mapolsek Palakka, Kamis (26/12/2019).
Warga curiga melihat Musnoyus dan LV yang datang ke Perpustakaan malam-malam.
"Mereka memang sudah dibuntuti warga setempat, karena curiga kepada keduanya malam-malam di Perpus," tambahnya.
Selanjutnya, atas kejadian tersebut, paman wanita di bawah umur tersebut melaporkan aksi bejat pelaku, Kamis (26/12/2019) dini hari.
Kini, pelaku sudah ditahan di Mapolsek Palakka.
Terancam 15 Tahun Penjara
Akibat perbuatannya, oknum guru bejat itu kini ditahan di Polsek Kalideres dan terancam hukuman 15 tahun penjara.
Kapolsek Palakka Iptu Djamaluddin menyebutkan pelaku dijerat Pasal 81 Undang-Undang Republik Indonesia (UURI) Nomor 35 Tahun 2014 tentang Perubahan UU RI Nomor 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak.
"Korbannya ini anak di bawah umur, tersangka terancam hukuman pidana maksimal 15 tahun penjara," kata Kapolsek Palakka Iptu Djamaluddin di Mapolsek Palakka, Kamis (26/12/2019). (*)
Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul 3 Bulan Pacari Siswi SMP, Guru Honorer Sudah 4 Kali Ajak Hubungan Intim di Perpustakan dan Kelas
Artikel ini telah tayang di Tribunjateng.com dengan judul Heboh! 3 Oknum Guru dengan 3 Siswinya Pesta Seks di Lab Komputer Sekolah, Terungkap Setelah Hamil, https://jateng.tribunnews.com/2019/06/23/heboh-3-oknum-guru-dengan-3-siswinya-pesta-seks-di-lab-komputer-sekolah-terungkap-setelah-hamil?page=all.