Tergiur Upah Rp 500 Ribu, Pedagang Es Ketahuan Antar Sabu ke Lapas Disimpan di Celana Dalam

Tergiur uang Rp 500 ribu, seorang pedagang es di di sekitar Stasiun Tawang Kota Semarang, terancam penjara.

Tergiur Upah Rp 500 Ribu, Pedagang  Es Ketahuan Antar Sabu ke Lapas Disimpan di Celana Dalam
tribunjambi/darwin
ILUSTRASI Barang bukti sabu-sabu 

TRIBUNJAMBI.COM -  Tergiur uang Rp 500 ribu, seorang pedagang es di di sekitar Stasiun Tawang Kota Semarang, terancam penjara.

DR, perempuan berusia 26 tahun yang sehari-hari berjualan es   dibekuk polisi gara bawa sabu titipan seseorang.

DR tertangkap membawa satu paket sabu- sabu seberat 4,90 gram ke dalam Lapas Kelas II B Tegal, pada Sabtu (11/1/2020) pukul 11.30 WIB.

HEBOH! 4 Santriwati Kesurupan Meliuk Bagai Ular Setelah 17 Anakan Ular Kobra Ditemukan

Bermula dari iming- iming Rp 500 ribu, DR nekat menjadi kurir untuk diantarkan ke salah seorang napi.

Kapolres Tegal Kota AKBP Siti Rondhijah mengatakan, paket sabu- sabu yang ditemukan petugas lapas ditaruh di celana dalam DR.

Petugas lapas memeriksa DR sebelum membesuk napi yang akan dikunjungi.

Awalnya ia mengaku kepada petugas sedang haid.

Hasil Babak Penyisihan Group B Gubernur Cup 2020, Muarojambi Kandaskan Sarolangun 4-2

Namun, saat diperiksa kemudian petugas menemukan sesuatu yang mengganjal di celana dalam DR.

"Akhirnya ketahuan. Di celana dalamnya ada bungkus kopi kemasan Good Day. Ketika dibuka isinya sabu- sabu," kata AKBP Rondhijah dalam Press Conference di Mapolres Tegal Kota, Senin (13/1/2020).

AKBP Rondhijah mengatakan, dari hasil pemeriksaan DR adalah seorang kurir.

Pelaku pun saat dites hasilnya negatif dari pengaruh narkoba.

Pedagang di Kuala Tungkal Mengeluh, Anggap Operasi Pasar yang Digelar Bulog Buat Omzet Menurun

Halaman
12
Editor: heri prihartono
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved