Gara-gara Pohon Pisang Tetangga, Ayah dan Anak di Bungo Dihukum Lima Bulan

Ayah dan anak terpaksa mendekam di penjara selama lima bulan setelah majelis hakim Pengadilan Negeri Muara Bungo menjatuhkan putusan pada keduanya.

Gara-gara Pohon Pisang Tetangga, Ayah dan Anak di Bungo Dihukum Lima Bulan
Tribunjambi/Mareza
Rasuli dan Pahrul Elmi merupakan ayah dan anak yang tinggal di Dusun Sungai Mancur, Kecamatan Tanah Sepenggal Lintas, Kabupaten Bungo menjalani sidang di Pengadilan Negeri Muara Bungo. 

Gara-gara Pohon Pisang Tetangga, Ayah dan Anak di Bungo Dihukum Lima Bulan

TRIBUNJAMBI.COM, MUARA BUNGO - Ayah dan anak terpaksa mendekam di penjara selama lima bulan setelah majelis hakim Pengadilan Negeri Muara Bungo menjatuhkan putusan pada keduanya.

Terdakwa Rasuli dan Pahrul Elmi merupakan ayah dan anak yang tinggal di Dusun Sungai Mancur, Kecamatan Tanah Sepenggal Lintas, Kabupaten Bungo.

Keduanya diseret ke ranah hukum oleh tetangganya sendiri, Sinah yang mengaku mengalami luka lecet karena kedua tindakan kedua terdakwa.

"Menyatakan terdakwa terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah sebagaimana dakwaan alternatif kedua penuntut umum," kata hakim ketua, Melky Salahudin di ruang sidang PN Muara Bungo, Rabu (8/1/2020).

Keputusan majelis hakim tersebut diambil setelah mempertimbangkan hal yang memberatkan dan meringankan.

Mabuk Setelah Tenggak Enam Botol Miras, Pria di Bungo Bunuh Orang Gara-gara Tak Terima Dilihat

Rombak Ratusan Pejabat, Ini yang Diminta Bupati Masnah pada Bawahannya

Direktur CV. Rama Enginering Consultan Ditahan Kejari Kerinci, Kasus Korupsi Irigasi Sungai Tanduk

Dalam persidangan sebelumnya diketahui, kedua terdakwa tersulut emosi karena tetangganya, Sinah marah-marah setelah pelepah pisangnya dipangkas oleh terdakwa. Hal itu karena pelepah pisang tersebut tumbuh sampai ke parabola terdakwa.

Korban yang kesal datang marah-marah kepada istri terdakwa, Sidah. Terdakwa yang mendengar keributan tersebut datang untuk melerai dan membela istrinya. Korban yang ditarik-tarik saat disuruh pergi mengalami luka lecet, sehingga melaporkan tindakan itu ke pihak kepolisian.

Putusan majelis hakim itu lebih ringan dari tuntutan JPU Kejaksaan Negeri Bungo, Leindriza. Sebelumnya, jaksa menuntut keduanya sebagaimana dakwaan alternatif kedua, kedua pasal 351 ayat (1) Jo pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHPidana dengan pidana penjara sembilan bulan.

Atas putusan tersebut, keduanya menerima. Hal sama juga dilakukan oleh jaksa.(Tribunjambi.com/ Mareza Sutan A J)

Penulis: Mareza
Editor: Teguh Suprayitno
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved