Belum Ada Kepastian Pemerintah Pusat, 2020 Kota Jambi Terancam Tak Ada Rumah Subsidi

Belum Ada Kepastian Pemerintah Pusat, 2020 Kota Jambi Terancam Tak Ada Rumah Subsidi

Belum Ada Kepastian Pemerintah Pusat, 2020 Kota Jambi Terancam Tak Ada Rumah Subsidi
Tribunjambi/Rohmayana
Warga Perumahan Kembar Lestari di Kota Jambi membersihkan perabot rumahnya setelah semalam terendam banjir, Senin (3/12) lalu 

Belum Ada Kepastian Pemerintah Pusat, 2020 Kota Jambi Terancam Tak Ada Rumah Subsidi

TRIBUNJAMBI.COM, JAMBI- Tahun 2020 belum dipastikan adanya rumah subsidi di Kota Jambi. Sebab, pemerintah daerah belum mendapat kepastian dari pemerintah pusat.

Hal ini diungkapakan oleh Kepala Dinas Perumahan dan Pemukiman (Perkim) Kota Jambi, Masrizal.

“Karena sebagian besar teman-teman perumahan tetap mengharapakan dari program subsidi pemerintah,” kata Masrizal.

Dengan kondisi itu, pada awal 2020 ini belum ada pengajuan perumahan di Kota Jambi dari para pengembang. Hanya saja ada tiga pengajuan tahun sebelumnya yang belum selesai dalam proses perizinan.

Daftar Harga Terbaru Rumah Subsidi pada 2019 di Indonesia, Terjadi Pergeseran Naik

Tidak Sesuai Perizinan, Tim Terpadu Pemkot Jambi Segel Ruko 3 Pintu, Izin Toserba tetapi Jadi Gudang

Live Streaming dan Prediksi Liverpool vs Everton di RCTI & Bein Sports 1, Piala FA Malam Ini

"Pengajuan baru di 2020 belum ada. Tapi ada pengajuan tahun sebelumnya sedang di proses. Ada sekitar tiga pengajuan yang sedang proses perizinan di PTSP,” ujarnya.

Untuk saat ini sebut Masrizal, lokasi pengembangan perumahan di Kota Jambi masih ada. Titiknya menyebar, tergantung dari kepemilikin dari pengembang.

Lebih lanjut Masrizal menyebutkan, jelasnya dalam pembangunan perumahan ada kajian dari tim teknis, termasuk kajian banjir.

“Lahan serapan tetap kita minta dari pengembang. Yang jelas dalam pembangunan perumahan, kita ada kajian tim teknis,” ujarnya.

Ketua DPD Demokrat Jambi Sambangi Kediaman HBA, Jelang Pilgub 2 Tokoh Ini Bertemu

Mengenal Sosok Wanita Cantik Ngambang di Air Keruh Banjir Jakarta, Tampil Seksi dengan Ban Bebek

TNI AL Siap Tempur di Laut, 600 Prajurit & 5 Kapal Perang Dikirim ke Natuna, 18 Kali Operasi Siaga

Dalam komplek perumahan sebut masrizal, pihaknya meminta pengembang wajib mempermanekan saluran air. Untuk diluar dari perumahan, minimal 50 meter dari komplek perumahan harus dilakukan normalisasi.

Halaman
12
Penulis: Rohmayana
Editor: budi
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved