Berita Nasional

TNI AL Siap Tempur di Laut, 600 Prajurit & 5 Kapal Perang Dikirim ke Natuna, 18 Kali Operasi Siaga

TNI AL Siap Tempur di Laut, 600 Prajurit & 5 Kapal Perang Dikirim ke Natuna, 18 Kali Operasi Siaga

TNI AL Siap Tempur di Laut, 600 Prajurit & 5 Kapal Perang Dikirim ke Natuna, 18 Kali Operasi Siaga
HANDOUT
TNI AL Siap Tempur di Laut, 600 Prajurit & 5 Kapal Perang Dikirim ke Natuna, 18 Kali Operasi Siaga 

TNI AL Siap Tempur di Laut, 600 Prajurit & 5 Kapal Perang Dikirim ke Natuna, 18 Kali Operasi Siaga

TRIBUNJAMBI.COM - Kembali terjadi, masuknya kapal asing ke perairan Indonesia terkhusus di wilayah perairan Natuna.

Terbaru adalah kapal Coast Guard China beserta kapal-kapal nelayannya mencuri ikan di perairan Indonesia.

Indonesia sudah diambang batas kesabaran dengan apa yang telah dilakukan China di perairan Natuna.

Dengan sigap TNI sebagai garda depan dalam mempertahankan kesatuan Republik Indonesia mengambil langkah cepat.

Ratusan personel Tentara Nasional Indonesia ( TNI) meningkatkan patroli di wilayah perairan Natuna di Kepulauan Riau, usai sejumlah nelayan asing melanggar wilayah Zona Ekonomi Eksklusif Indonesia.

Panglima Komando Gabungan Wilayah Pertahanan (Pangkogabwilhan) I Laksdya TNI Yudo Margono menegaskan, pihaknya telah menyiapkan 18 operasi siaga tempur di wilayah tersebut.

"Operasi ini merupakan salah satu dari 18 operasi yang akan dilaksanakan Kogabwilhan I di wilayah yang menjadi tanggung jawabnya," katanya dalam keterangan tertulis yang diterima Kompas.com, Jumat (3/1/2020).

Sementara itu, dilansir dari Antara, Yudo menyatakan, hingga hari Minggu kapal nelayan China masih bertahan di Laut Natuna, Kepulauan Riau.

"Mereka didampingi dua kapal penjaga pantai dan satu kapal pengawas perikanan China," kata Yudo Margono dalam konferensi pers di Pangkalan Udara TNI AL di Tanjungpinang, Kepri, Minggu (5/1/2020).

Halaman
123
Editor: ekoprasetyo
Sumber: Bangka Pos
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved