Breaking News:

Prabowo dan Presiden Jokowi Bertemu, Bawa Anak Masing-masing, Menhan: Bisa Dikatakan Mesra ya Pak

Kaesang mengenakan kemeja putih dan celana berwarna krem. Sementara Didit mengenakan setelan jas hitam dengan kemeja putih.

Editor: Leonardus Yoga Wijanarko

Sambil menghadap awak media, keduanya berjabat tangan selama beberapa saat.

Secara bersama-sama, keduanya memberikan keterangan pers.

Jokowi memberikan keterangan pertama.

Ia mengaku berbincang banyak hal dengan Prabowo.

Mulai dari kondisi ekonomi global, politik dan keamanan, hingga rencana pemerintah memindahkan ibu kota ke Kalimantan Timur.

"Bercerita banyak kenapa pindah ke Kalimantan Timur, alasannya ini-ini-ini. Kami sampaikan semuanya dengan Pak Prabowo Subianto," kata Jokowi.


Prabowo Subianto dan Presiden Joko Widodo (seno)

Jokowi juga menyebut turut membahas peluang Partai Gerindra masuk ke dalam kabinet Jokowi-Ma'ruf.

"Ini belum final, tapi kami sudah bicara banyak mengenai kemungkinan Partai Gerindra koalisi kita," kata Jokowi.

Prabowo kemudian memberikan keterangan.

Prabowo mengaku, ia diundang oleh Jokowi dan keduanya membahas berbagai isu.

Prabowo pun dengan tegas menyatakan dukungan terhadap rencana pemindahan Ibu Kota.

"Saya mendukung gagasan (pemindahan) ibu kota. Tentunya beliau mengatakan akan melalui kajian-kajian yang tepat dan sudah dilaksanakan banyak kajian dan kami akan mendukung gagasan itu," kata Prabowo.

Reino Barack Sebut Ini Kelebihan Luna Maya Membuatnya Nyaman 5 Tahun Pacaran, Kok Pilih Syahrini?

Prabowo lalu masuk ke topik koalisi.

Prabowo memastikan Partai Gerindra siap membantu pemerintahan Jokowi-Ma'ruf apabila diperlukan.

"Saya berpendapat, kita harus bersatu. Jadi saya sampaikan ke beliau, apabila kami diperlukan kami siap untuk membantu," kata dia.

Partai Gerindra menurut Prabowo selalu mengutamakan kepentingan bangsa dan negara.

Prabowo menyebut pertarungan politik di bawah kepentingan nasional.

"Kami bertarung politik. Tapi begitu selesai, kepentingan nasional yang utama," kata Prabowo.

Saat itu Prabowo juga tidak mempermasalahkan jika Partai Gerindra tak masuk ke dalam kabinet Jokowi.

"Kalau umpamanya kita tidak masuk kabinet, kami tetap akan loyal. Di luar sebagai check and balances. Sebagai penyeimbang. Kan kita di Indonesia tidak ada oposisi," ujarnya.

"Hubungan saya baik, bisa dikatakan mesra ya, Pak?" kata Prabowo.

"Sangat mesra," ujar Jokowi.

Prabowo lalu tertawa sambil menambahkan,

"Banyak yang enggak suka mungkin ya," ucapnya.

Sebagian artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Pertemuan Jokowi-Prabowo Penuh Tawa, Beda Saat Bertemu SBY..." (TRIBUNNEWS.COM/Kompas.com)

Punya Keuangan Paling Terbaik Sepanjang 2020, Ini 5 Zodiak yang Beruntung, Ada Nama Bintangmu?

Reaksi Prabowo Subianto Saat Menolak Disebut Sebagai Tamu Besar Jokowi: Anak Buah, Pak

Berita Populer
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved