Sudah Kelewat Batas, Prabowo Subianto Akhirnya Turun Tangan, Status OPM Dinaikan Jadi Pemberontak

Kini OPM membuat sempalan seperti gerakan Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) macam Egianus Kogoya yang melakukan pelanggaran HAM berat.

Editor: Tommy Kurniawan
ist
Sudah Kelewat Batas, Prabowo Subianto Akhirnya Turun Tangan, Status OPM Dinaikan Jadi Pemberontak 

Sudah Kelewat Batas, Prabowo Subianto Akhirnya Turun Tangan, Status OPM Dinaikan Jadi Pemberontak

TRIBUNJAMBI.COM - Perseteruan Organisasi Papua Merdeka atau OPM kini makin menjadi-jadi.

Para OPM kini sudah tak punya pandangan lagi akan tujuan awal mereka dan kini menjadi pengacau keamanan dan teroris.

Kini OPM membuat sempalan seperti gerakan Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) macam Egianus Kogoya yang melakukan pelanggaran HAM berat.

Dunia sekalipun PBB harus melihat jika KKB Papua merupakan pelanggar HAM serius bukan sebaliknya sebagai gerakan resistance.

Mengenai OPM, sebagaimana dilansir dari ANTARA, Mantan Kepala Badan Intelijen Negara (BIN) Jenderal TNI (Purnawirawan) A.M. Hendropriyono menyatakan OPM merupakan pemberontak, bukan kelompok kriminal bersenjata (KKB).

"Kita masih saja menganggap mereka KKB, kelompok kriminal bersenjata, bukan. Mereka ini adalah pemberontak. Masalah ini bukan kriminal saja. Kalau kita terus berpegang di situ, kenapa kita majukan tentara?" kata Hendropriyono di Jakarta, Senin (23/12/2019).

"Mestinya OPM itu sudah masuk ke list terrorist international. Karena dia sudah membunuh rakyat yang tidak mengerti apa-apa. Itu sudah salah. Mereka bunuh tentara, polisi, rakyat juga dibunuh. Hal ini bisa sangat sulit dipecahkan," kata Hendropriyono menegaskan.

Permintaan Spesial Ahmad Dhani ke Mulan Jameela Saat Bebas, Siap Puaskan Suami dengan Cara Ini

Padahal Tubuhnya Masih Seksi, Artis Ini Pilih Jadi Penjual Warung Kopi dan Tinggalkan Dunia Hiburan

BREAKING NEWS: Tarif Listrik 900 VA Batal Naik Tahun Depan, Ini Tarif Dasar Subisidi dan Non Subsidi

Peneror Erick Thohir Ternyata Ada Disekitar Kekuasaan BUMN, Said Didu: Ini Bahaya Sekali!

Hendropriyono menuturkan bahwa status OPM sebagai KKB seharusnya sudah berganti karena pemerintah telah mengerahkan TNI untuk menumpas OPM.

Jika memandang OPM sebagai kriminal biasa, menurut dia, pemerintah cukup mengerahkan personel kepolisian.

Hendropriyono juga mengingatkan agar semua pihak menyadari bahwa pentingnya menjaga keutuhan Papua dari Indonesia.

"Saya harapkan bisa menyadari ini, seluruh komponen rakyat Indonesia. Kita tidak hanya bisa bersandar pada pemerintah eksekutif dan legislatif. Saya harapkan jajaran pemerintah, polhukam, pertahanan, semuanya kita ikut berpatisipasi permasalahan ini. Jangan tenang-tenang saja," ucapnya.

Dilansir dari akun Instagram @infokomando, Jumat (27/12/2019), Menteri Pertahanan (Menhan) Prabowo Subianto tampaknya menyambut baik permintaan Hendropriyono tersebut.

Bahkan Prabowo menegaskan dirinya siap turun tangan memenangkan hati warga Papua.

Halaman
1234
Sumber: Tribun Sumsel
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved