Sempat PD Hanya Perlu Bayar Denda, Ternyata Begini Nasib yang Bakal Dialami Ari Askhara, Penjara?

Mantan Dirut Garuda Indonesia Ari Askhara sempat mengungkapkan jika dirinya hanya perlu membayar denda

Sempat PD Hanya Perlu Bayar Denda, Ternyata Begini Nasib yang Bakal Dialami Ari Askhara, Penjara?
Dok. Garuda Indonesia | Lexus Indonesia | MyWatch
Koleksi barang mewah Ari Askhara, mulai arloji seharga Rp 7 miliar, mobil mewah hingga rumah 

Sempat PD Hanya Perlu Bayar Denda, Ternyata Begini Nasib yang Bakal Dialami Ari Askhara, Penjara?

TRIBUNJAMBI.COM - Mantan Dirut Garuda Indonesia Ari Askhara sempat mengungkapkan jika dirinya hanya perlu membayar denda atas kasus penyelundupan Harley Davidson.

Nyatanya, Ari Askhara kini benar-benar akan terancam hukuman pidana penjara atas perbuatannya tersebut.

Hal tersebut diungkapkan oleh Direktur Jenderal Bea dan Cukai Heru Pambudi terkait kelanjutan kasus Ari Askhara.

Mantan Dirut Garuda Indonesia Ari Askhara terancam pidana penjara akibat kasus penyelundupan Harley Davidson dan sepeda Brompton.

Terungkap Surat Wasiat Suzzana Setelah 10 Tahun Jadi Misteri, Begini Isi Sebenarnya!

Istri Novel Baswedan Ungkap Ketakutan Dibalik Penangkapan Pelaku Penyerangan Suaminya!

Hal tersebut disampaikan oleh Direktur Jenderal Bea dan Cukai Heru Pambudi saat menjelaskan perkembangan kasus penyelundupan barang impor di pesawat baru Garuda Indonesia itu.

"Mohon kesabaran daripada masyarakat karena memang sedang dalam proses penyidikan agar fair dan transparan. Sehingga sebaiknya mereka diberikan ruang untuk mendetailkan dan menyelesaikan dengan seadil-adilnya," ujar Heru ketika ditemui di kantornya di Jakarta, Jumat (27/12/2019).

"Dan yang jelas kami tegaskan bahwa jika ini merupakan tindak pidana, maka solusinya bukan bayar (bea masuk)," ujar dia.

Saat ini, Direktorat Jenderal Bea dan Cukai Kementerian Keuangan mengatakan, kasus penyelundupan Harley Davidson dan dua sepeda Brompton masih dalam proses penyidikan.

Heru mengatakan, penyidik masih membutuhkan waktu agar hasil penyidikan adil dan transparan.

Halaman
123
Editor: Leonardus Yoga Wijanarko
Sumber: Tribun Mataram
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved