Terungkap Dampak Bagi Kesehatan Jika Potong Gigi Seperti Dilakukan Elly Sugigi!

Komedian wanita Elly Sugigi merapikan giginya, dengan potong gigi yang membuat penampilannya berubah.

Editor: Heri Prihartono
Instagram @ellysugigi_real_
Elly Sugigi lakukan potong gigi 

TRIBUNJAMBI.COM - Komedian wanita Elly Sugigi merapikan giginya, dengan potong gigi yang membuat penampilannya berubah.

Elly Sugigi menggunakan teknologi potong gigi yang membuat penampilannya terlihat berubah.

Ely Sugigi
Ely Sugigi (Instagram/ellysugigi_real_)

Melalui akun Instagram-nya, @ellysugugi_real, perempuan kelahiran 16 Oktober 1971 itu menceritakan jika gigi depannya yang agak maju telah dipotong.

Keputusan Ely Sugigi itu pun mendapat pujian dari warganet.

Melansir dari Kompas.com (22/12/2019), sejumlah akun Instagram mengomentari positif penampilan baru Ely Sugigi.

Pojok Daring di Universitas Jambi Permudah Mahasiswa Akses Informasi

“Cantik pok gigi nya dah rapi,, sukses terus ya pok,” tulis akun @azaalizaa.

“Po Eli cantik bgt pangling aq,” kata akun @fanizadaniar.

Sementara itu warganet lain mengomentari dengan memasang emoticon tepuk tangan, suka, terkejut, dan menangis.

Risiko kesehatan

Namun di balik pujian itu, ternyata ada risiko kesehatan yang bisa jadi dialami oleh Ely Sugigi karena memotong giginya.

Seperi yang disampaikan oleh Dokter Spesialis Ortodonsia RS JIH Solo, drg Slamet Basuki, Sp.Ort. Dokter gigi yang akrab disapa Dokter Gigi Memed itu menyebut ada beberapa konsekuensi yang harus diperhatikan seseorang ketika memutuskan untuk melakukan potong gigi atau incisal dental grindin.

Berikut risikonya:

1. Rusak email gigi

Potong gigi menyebabkan rusaknya enamel atau email gigi sehingga berisiko membuat gigi mudah berlubang.

2. Gigi berubah sensitif

Ilustrasi sakit gigi
Ilustrasi sakit gigi (GOOGLE IMAGES)

Tindakan potong gigi bahkan bisa membuat gigi menjadi hipersensitif.

Pasalnya email gigi atau lapisan keras pelindung gigi yang melindungi dentin yang sensitif terkikis saat melakukan potong gigi.

Apabila email gigi ini terkikis, dentin di bawahnya akan terekspos sehingga dapat menyebabkan rasa sakit dan meningkatkan sensitivitas.

Tata Cara dan Niat Puasa Senin Kamis, Amalkan Agar Dapat Manfaat Luar Biasa

3. Ubah cara kunyah

mengunyah makanan
mengunyah makanan ()

Pemotongon gigi beresiko mengubah susunan kunyah atau oklusi gigi rahang atas dan bawah.

Hal ini berisiko mengubah beban kunyah pada sendi rahang atau temporo mandibular join (TMJ) sehingga bisa menyebabkan ketidakseimbangan pada TMJ itu sendiri.

Dalam kesehariannya, Dokter Gigi Memed merupakan ortodontis yang ahli di bidang pengobatan maloklusi atau disebut dengan gigitan yang tidak benar.

Gangguan itu disebabkan karena ketidakteraturan gigi dan rasio yang tidak tepat dari rahang.

"Seseorang yang email giginya tipis otomatis tak bisa lagi makan sembarangan. Mereka harus hati-hati jika tidak ingin giginya sakit," jelas Memed saat diwawancara Kompas.com (24/12/2019).

Tahun 2020 UMK Kota Jambi Naik, Lebih Tinggi dari UMP

Cara makan seseorang yang melakukan potong gigi biasanya akan berubah menjadi lebih halus.

Kenapa bisa lebih halus? Hal itu terjadi karena gigi yang dipotong akan berkurang ketebalan emailnya sehingga menjadi sensitif.

4. Tak mengubah penampilan secara signifikan

Secara tampilan, potong gigi dirasa tidak akan banyak mengubah penampilan wajah seseorang.

Memed juga ahli dalam meningkatkan penampilan diri pada wajah pasien yang mengalami kasus kelainan dan ketidaksejajaran gigi.

Lebih baik pakai behel

Pengguna kawat gig
Pengguna kawat gig (TRIBUN TIMUR/SANOVRA JR)

Memed menjelaskan dari sudut pandang kedokteran gigi, seseorang yang ingin memperbaiki dan menjaga fungsi gigi secara maksimal, lebih baik menempuh perawatan gigi ortodontik.

Masyarakat lebih umum mengenal perawatan ortodontik dengan sebutan behel gigi.

Perawatan ortodontik bisa ditempuh untuk mengatur letak gigi, posisi gigi, dan relasi gigi atas bawah dengan ideal.

"Ideal di sini berhubungan dengan kemiringan, kerapatan, jarak antargigi atas dan bawah saat oklusi, termasuk menyesuaikan penampilan wajah," terang Memed.

Dia menambahkan perawatan ortodontik merupakan wewenang atau kompetensi dari dokter gigi spesialis ortodonti.

Masyarakat diimbau tak sembarangan mengakses layanan behel gigi.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Ely Sugigi Potong Gigi, Dokter Ingatkan Risiko Kesehatan yang Mengintai"

 
 
Sumber: Kompas.com
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved