Bus Sriwijaya Masuk Jurang 150 Meter

Tim SAR Gabungan Kembali Temukan Satu Penumpang Kecelakaan Bus Sriwijaya, Total 25 Orang Tewas

9.22 WIB telah dievakuasi kembali 1 korban jenis kelamin laki - laki. sejauh ini jumlah korban menjadi 25 yang MD (Meninggal dunia)

SRIPOKU.COM/Basarnas Palembang
Tim SAR Gabungan yang evakuasi kembali 1 korban jenis kelamin laki - laki, sejauh ini jumlah korban menjadi 25 yang meninggal dunia akibat musibah Bus Sriwijaya masuk Jurang di Liku Lematang Pagaralam, Selasa (24/12/2019) 

Tim SAR Gabungan Kembali Temukan Satu Penumpang Kecelakaan Bus Sriwijaya, Total 25 Orang Tewas

TRIBUNJAMBI.COM - Tim SAR gabungan kembali menemukan satu penumpang Bus Sriwijaya di jurang. Satu penumpang ditemukan sudah meninggal dunia.

"09.22 WIB telah dievakuasi kembali 1 korban jenis kelamin laki - laki. sejauh ini jumlah korban menjadi 25 yang MD (Meninggal dunia),' ujar Dayu willy, Tim SAR dari Kantor Basarnas Palembang, dalam rilisnya, Selasa (24/12/2019).

Usai terjadinya kecelakaan di Liku Lematang yang menyebabkan puluhan korban tewas. Polres Pagaralam sementara langsung melakukam olah Tempat Kejadian Perkara (TKP).

Dugaan sementara kecelakaan ini terjadi disebabkan Bus Sriwijaya yang sarat penumpang tersebut rem blong.

Kapolres Pagaralam AKBP Dolly Gumara SIK melalui Kasat Lantas Iptu Rizky Mozam SH MH membenarkan, telah terjadi kecelakaan tunggal sebuah kendaraan Bus Sriwijaya asal Bengkulu tujuan Palembang yang jatuh di Jurang Liku Lematang.

Bukan Bebas, Ahmad Dhani Ternyata Ajukan Cuti Bersyarat, Keluar 30 Desember? Ini Kata Pengacara

Kronologi Kecelakaan Maut Bus Sriwijaya, 24 Orang Tewas, Terjun ke Jurang Sedalam 150 Meter

"Dugaan sementara Bus ini Remnya Blong sehingga menyebabkan kecelakan. Sebelum jatuh ke jurang bus ini terlebih dahulu menabrak tembok penahan Liku Lematang dan jatuh ke bawah aliran Sungai Lematang dengan ketinggian kurang lebih 80 meter," ujar Kasat Lantas.

Saat ini Polres Pagaralam terus melakukan upaya evakuasi korban bersama tim gabungan. Pasalnya masih ada korban yang terjebak didalam badan bus. 

"Evakuasi sedikit sulit karena separuh badan bus berada dalam aliran sungai. Jadi petugas harus menyelam untuk bisa mengambil korban," jelasnya.

Sebelumya diberitakan saat ini korban tewas yang berhasil dievakuasi terus bertambah. Sampai pukul 07.30 WIB ini sudah tercatat 24 korban tewas yang berhasil dievakuasi ke RSUD Besemah. Jumlah tersebut diperkirakan masih akan terus bertambah mengingat saat ini tim gabungan masih melakukan evakuasi korban.

Halaman
1234
Editor: Leonardus Yoga Wijanarko
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved