Cerita Ketika Dijabret Saat Baru Sehari di Amerika, Afgan: Itu Sungguh Malam yang Mengerikan Bagiku
Penyanyi Afgan Syahreza sempat mengalami kejadian tidak menyenangkan saat berada di Amerika Serikat untuk menggarap
Cerita Ketika Dijabret Saat Baru Sehari di Amerika, Afgan: Itu Sungguh Malam yang Mengerikan Bagiku
TRIBUNJAMBI.COM - Penyanyi Afgan Syahreza sempat mengalami kejadian tidak menyenangkan saat berada di Amerika Serikat untuk menggarap album barunya.
Afgan Syahreza mengaku kecopetan setibanya di Negeri Paman Sam itu.
Hal tersebut diceritakan Afgan Syahreza dalam video MTV Asia: Afgan Ride bagian 2 yang dirilis pada 12 Desember lalu.
Menyusul kesuksesan album Dekade, Afgan diketahui mendapatkan kontrak rekaman dari label Amerika Serikat, Empire.
Empire dikenal sebagai label rekaman indie hip-hop yang menjadi rumah dari beberapa penyanyi kenamaan seperti Iggy Azalea, Tyga, dan Snopp Dogg.
• Resep Dapur Aline Jambi, Ketika Balado Teri Pete Dimakan dengan Nasi Panas
• Sopir Truk Dirazia di Jalan Lintas, 5 Orang Diambil Untuk Tes Urine
Pelantun lagu 'Sadis' ini langsung terbang ke Amerika Serikat pada September 2019 lalu.
Sialnya pada hari pertama di Amerika, Afgan dirampok hingga kehilangan semua perbekalan yang dibawa dari Jakarta.
"Aku pergi ke Amerika Serikat untuk mengunjungi studio, bertemu dengan produser dan merekam album luar biasa di sana."
"Hari pertama aku berada di Amerika, aku dijambret," kata Afgan.
Ia mengatakan kehilangan semua yang ia bawa dari Jakarta.
Mulai dari paspor hingga uang tunai yang dipersiapkan untuk hidup sebulan di Amerika Serikat.
"Itu adalah awal yang sulit. Itu sungguh malam yang mengerikan bagiku," ujar Afgan.
Penyanyi berusia 30 tahun ini lalu menganggap musibah itu sebagai sarana untuk introspeksi diri.
• Ribuan Laron Masuk Lapangan Dituding Jadi Penyebab Kekalahan PSIS Semarang Atas Madura United
"Aku kurang bersyukur. Aku kerap terlalu meragukan diriku sendiri dan aku seharusnya lebih percaya pada diriku sendiri," tutur Afgan.