Liga 1 2019
Ribuan Laron Masuk Lapangan Dituding Jadi Penyebab Kekalahan PSIS Semarang Atas Madura United
Laga PSIS Semarang hadapi Madura United, Selasa (17/12/2019) malam di Stadion Moch Soebroto, Magelang mendapat serangan laron
TRIBUNJAMBI.COM - Laga PSIS Semarang hadapi Madura United, Selasa (17/12/2019) malam di Stadion Moch Soebroto, Magelang mendapat serangan laron.
Dalam lanjutan Liga 1 2019, dikabarkan ribuan laron yang beterbangan di lapangan ketika pertandingan berlangsung.
Kapten tim PSIS Semarang, Wallace Costa Alves mengaku kehadiran laron memang cukup mengganggu saat jalannya pertandingan.
• VIDEO: MENEGANGKAN, Detik-detik Pria Selamatkan Anjing Talinya Tersangkut Lift
Tapi hari ini itu bukan problem kami. Problemnya adalah hal lain. Tapi tidak apa-apa, pertandingan sudah selesai," kata Wallace usai laga.
Selain pemain, hadirnya laron ini juga cukup mengganggu para fotografer yang mengabadikan momen pertandingan.
Adapun dalam laga kontra Madura United tersebut, PSIS Semarang kalah 3-2.
Tiga gol Madura United dicetak Slamet Nur Cahyo, dan dua gol Alberto Goncalves.
• Setelah Berbulan-bulan Penyebab Putusnya Natasha Wilona dan Verrel Bramasta Terungkap, Bukan Kevin
Sementara gol PSIS, dicetak Wallace Costa dan Jonathan Cantillana.
Dalam laga tersebut, Wallace mengatakan ada sejumlah keputusan wasit yang kurang adil.
Terutama ada pemain Madura United yang kedapatan menyentuh bola namun wasit mendiamkan, serta gol kedua Alberto Goncalves yang diklaim berbau offside.
"Dalam sepakbola ketika anda bermain sebelas lawan sebelas, anda bisa menang. Namun jika anda bermain sebelas melawan sebelas di tambah wasit, tidak mungkin untuk menang atau seri.
"Selamat kepada Madura, dan selamat juga kepada tim saya yang bekerja keras pada malam ini. Dan tapi game ini kami gagal mendapatkan poin," tandasnya. (*)
Komentar Rasiman
Pelatih Madura United, Rasiman mengaku bangga bisa mengalahkan PSIS Semarang dengan skor yang berakhir 3-2 dalam lanjutan kompetisi Liga 1 2019 pekan ke 33 di Stadion Moch Soebroto, Magelang, Selasa (17/12/2019) malam.
Namun dibalik kemenangan itu, Rasiman mengaku meminta maaf kepada pelatih tim tuan rumah, Bambang Nurdiansyah yang merupakan eks partnernya kala masih berseragam Tim Nasional Indonesia.