Sidang Suap Ketok Palu

BREAKING NEWS: 12 Saksi Dihadirkan di Pengadilan Tipikor Jambi, Banyak Pejabat Provinsi

Dari 12 saksi ini, satu di antaranya adalah Emi Nopisah, Sekretaris Dewan DPRD Provinsi Jambi, selebihnya adalah anggota DPRD Provinsi

BREAKING NEWS: 12 Saksi Dihadirkan di Pengadilan Tipikor Jambi, Banyak Pejabat Provinsi
tribunjambi/jaka hendra baittri
12 terdakwa baru selesai disumpah sebagai saksi perkara suap ketok palu RAPBD Provinsi Jambi, pada Selasa (17/12/2019) di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi Jambi. 

BREAKING NEWS: 12 Saksi Dihadirkan di Sidang Suap Ketok Palu Hari Ini, Ada Sekwan dan Wabup

TRIBUNJAMBI.COM, JAMBI - Sidang perkara suap ketok palu terdakwa Effendi Hatta, Zainal Abidin dan Muhammadiyah hadirkan 12 saksi dari kalangan anggota DPRD Provinsi Jambi, pada Selasa (17/12).

Namun dari 12 saksi ini, satu di antaranya adalah Emi Nopisah, Sekretaris Dewan DPRD Provinsi Jambi, selebihnya adalah anggota DPRD Provinsi periode 2014-2019, yakni Supardi Nurdin, M Juber, Popriyanto, Gusrizal, Zainul Arfan.

Selain itu ada nama wakil Bupati Sarolangun, Hilalatil Badri dan nama Istri Gubernur Jambi Rahima, serta saksi lainnya yakni Elhelwi, Meli Hairiya, Mesran, dan Luhut Silaban.

Sebelumnya diketahui tiga terdakwa diduga telah melakukan atau turut serta melakukan beberapa perbuatan sebagai perbuatan berlanjut, menerima hadiah atau janji berupa uang sejumlah Rp 380 juta yang diterima Zainal Abidin.

Ashanty Nekat Lakukan Ini Tengah Malam, Anang Hermansyah Emosi dan Salahkan Istri, Arsy: Ayah Sabar!

Kemudian Effendi Hatta diduga menerima Rp 375 juta, dan Muhammadiyah menerima Rp 200 juta.

Diduga bahwa hadiah atau janji tersebut diberikan untuk menggerakkan agar melakukan atau tidak melakukan sesuatu dalam jabatannya.

Terdakwa bersama anggota DPRD Provinsi Jambi supaya menyetujui Raperda APBD TA 2017 menjadi Perda APBD TA 2017, yang bertentangan dengan kewajibannya.

Para terdakwa dan anggota DPRD Provinsi Jambi lainnya mengetahui penerimaan hadiah atau janji berupa uang dari Zumi Zola Zulkifli dan Apif Firmansyah.

Maia Estianty Ternyata Pernah Labrak Mulan Jameela Secara Langsung dan Ajukan Pertanyaan Menohok Ini

Perbuatan terdakwa sebagaimana diatur dan diancam pidana dalam Pasal 12 huruf a Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi sebagaimana telah diubah dengan Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2001 tentang Perubahan Atas Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi juncto Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHPidana juncto Pasal 64 ayat (1) KUHPidana.

Atau kedua, Pasal 11 Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi sebagaimana telah diubah dengan Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 20 Tahun 2001 tentang Perubahan Atas Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi juncto Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHPidana juncto Pasal 64 ayat (1) KUHPidana. (Jaka HB)

VIRAL, Video Wanita Mencabut Tanaman

FOLLOW INSTAGRAM TRIBUN JAMBI:

.

Penulis: Jaka Hendra Baittri
Editor: nani
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved