6.371 Berkas Pelamar CPNS Kota Jambi Dinyatakan Lulus, Jadi Satpol PP Kurang Diminati

Pengumuman administrasi CPNS diumumkan, Senin (16/12). Untuk Kota Jambi dari total 6.930 pelamar CPNS, 6.371 di antaranya dinyatakan lulus berkas.

6.371 Berkas Pelamar CPNS Kota Jambi Dinyatakan Lulus, Jadi Satpol PP Kurang Diminati

TRIBUNJAMBI.COM, JAMBI- Pengumuman administrasi CPNS diumumkan, Senin (16/12). Untuk Kota Jambi dari total 6.930 pelamar CPNS, 6.371 di antaranya dinyatakan lulus berkas. Sementara, 559 lainnya dinyatakan TMS.

Permasalahannya pun beragam. Mulai dari ketidak lengkapan menginput dokumen, maupun kesalahan penginputan dokumen seperti yang diminta oleh tiap instasi penyelenggara. Meskipun dinyatakan TMS, ribuan peserta diberikan kesempatan sejak Senin (16/12) kemarin hingga Rabu (18/12) besok untuk menyanggah.

Namun, bukan berarti dapat memperbaiki dokumen kelengkapan. Melainkan hanya untuk memverifikasi berkas yang diminta. Seperti halnya di Kota Jambi.

Hal ini dikatakan Yuli Kasi Mutasi dan Pengadaan Pegawai BKPSDMD Kota Jambi. Dikatakannya, kesalahan pelamar CPNS banyak yang tidak mencantumkan dokumen pelengkap seperti STR, scan ijazah asli, maupun lainnya.

Tingkatkan Mutu Pendidikan, Disdik Kota Jambi Upayakan Pemerataan Penerapan K-13

Lapas Bungo Digeledah, Polisi dan Petugas Lapas Temukan Banyak Barang Terlarang

Bakal Calon Gubernur Jambi Mulai Pamer Pasangan, Fasha Masih Tunggu Dua Bulan

793 Pelamar CPNS di Muarojambi Bersaing Jadi Bidan

“Mereka bisa menyanggahnya, tapi bukan untuk memperbaiki. Caranya melalui akun masing-masing, nanti ada form khusus sanggah,” sebutnya.

Lanjutnya, saat ini yang terbanyak mendaftar CPNS terdapat pada formasi kesehatan dan terendah Satpol PP Kota Jambi. Sejak siang kemarin, juga tercatat sudah ada 70 peserta yang menyatakan sanggahannya.

“Sementara untuk Disabilitas ada 20 pelamar, namun yang lulus hanya 1. Ini karena tidak mengupload surat keterangan disabilitas. Dan ini kategori non tuna netra. Kalau untuk pelamar juga ada yang dari Sumbar dan Jakarta, tapi dominan masih dari Jambi.” bebernya.

Sementara terkait lokasi CAT, Yuli menyebutkan masih dalam tahap pembahasan. Mengenai peralatan CAT, nantinya akan disediakan oleh pihak ketiga. Di mana, sumber pendanaannya bersumber dari tiap isntansi yang membuka lowowngan CPNS.

“Jadi ini nanti sistemnya iuran, pakai pihak ketiga. Sebelumnya memang dianggarkan melalui pusat. Namun, tahun ini dibebankan ke tiap daerah,” pungkasnya. (Rohmayana)

Penulis: Rohmayana
Editor: Teguh Suprayitno
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved