Dewan Soroti Pekerjaan Dinas PUPR Jambi, Hingga Akhir Tahun Banyak Proyek Belum Selesai

DPRD Provinsi Jambi soroti masih ada pekerjaan Dinas PUPR Provinsi Jambi yang belum selesai. Padahal sudah mendekati akhir tahun.

Dewan Soroti Pekerjaan Dinas PUPR Jambi, Hingga Akhir Tahun Banyak Proyek Belum Selesai
Tribunjambi/Zulkifli
Ketua Komisi III DPRD Provinsi Jambi Ahmad Fauzi Ansori saat ditemui Tribunjambi.com, Jumat (13/12/2019). 

Dewan Soroti Pekerjaan Dinas PUPR Jambi, Hingga Akhir Tahun Belum Selesai

TRIBUNJAMBI.COM, JAMBI - DPRD Provinsi Jambi soroti masih ada pekerjaan Dinas PUPR Provinsi Jambi yang belum selesai. Padahal sudah mendekati akhir tahun.

Berdasarkan hasil sidak Komisi III DPRD Provinsi Jambi belum lama ini, ditemukan beberapa kegiatan Dinas PUPR yang dilaksanakan tahun 2019 masuk jalur keritis (Merah) terancam tidak selesai.

Kegiatan-kegiatan itu diantaranya pekerjaan Rumah Dinas Gubernur Jambi, percontohan aspal karet di Jalan Arif Rahman Hakim (depan kampus UIN Telanai), dan pemasangan lampu penerangan di kawasan Danau Sipin.

"Sesegera mungkin kami akan memanggil pihak PUPR, untuk meminta klarifikasi dan meminta jaminan apakah kegiatan itu bisa diselesaikan," kata Ketua Komisi III DPRD Provinsi Jambi Ahmad Fauzi Ansori, kepada Tribunjambi.com, Jumat (13/12/2019).

Kasus Korupsi Irigasi Sungai Tanduk Berlanjut, Ibnu Ziady Ajukan Kasasi

Kasus DBD di Batanghari Masih Tinggi, Ancaman Merata di 8 Kecamatan

Diterkam Harimau, Kondisi Mustadi Mengenaskan, Warga Muaraenim Ini Tewas di Kebun Kopi Miliknya

Resmikan Mapolres Tanjab Barat, Kapolda: Ini Mapolres Termegah di Jambi

Dijelaskan Fauzi, untuk pelaksanaan ujicoba aspal karet kemarin sudah sampai pada uji lab PU dan diperkirakan dalam minggu ini akan dilaksanakan.

"Kita tunggu dan kita meminta agar pihak komisi III diundang untuk menyaksikan penerapan aspal latek itu. Mudah-mudahan kalau PUPR berjanji akan melaksanakannya minggu ini, kita tunggu saja nanti," ujar Fauzi.

Menurut politisi partai Demokrat tersebut, pihak dewan mempertanyakan kenapa pelaksanaan ujicoba aspal karet tersebut bisa terlambat, padahal pekerjaan itu telah ditenderkan.

"Kalau informasi sementara yang kami terima, bahwa rekanan yang mengerjakan ujicoba aspal karet itu, sedang mengorder aspal itu dari bogor, bukan di Jambi. Yang ingin kita dorong itu bagaimana teknologi itu didekatkan dengan Provinsi sehingga bisa mengambil karet-karet rakyat," sebut Fauzi.

Lanjut Fauzi pihaknya akan segera meminta penjelasan pihak Dinas PUPR, dan meminta jaminan dengan sisa waktu yang ada dipastikan kegiatan-kegiatan yanh sudah ditenderkan bisa selesai. Meskipun menurutnya dari pemantauan ada beberapa kegiatan yang tidak bisa terlaksana. Seperti pemasangan lampu penerangan di Danau Sipin.

"Penerangan lampu di Danau Sipin itu bisa dipastikan tidak terlaksana. Padahal itu sudah teranggarkan dan ditender. Kita ingin penjelasan PUPR kenapa bisa mangkrak seperti ini," imbuhnya.

Selain itu, disebutkan Fauzi, hasil sidak komisi III juga melihat beberapa alat-alat Dinas PUPR yang ditemukan banyak dalam kondisi rusak. "Menurut kami harus diproduktifkan dengan anggaran yang ada. Diperbaiki sehingga bisa befungsi," pungkasnya.

Penulis: Zulkifli
Editor: Teguh Suprayitno
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved