Aktivitas Terminal Alam Barajo Jelang Natal dan Libur Tahun Baru Masih Normal

Sebelas hari jelang Natal dan libur akhir tahun aktivitas di terminal Alam Barajo Kota Jambi masih terbilang normal.

Tribunjambi/Zulkifli
Sebelas hari jelang Natal dan libur akhir tahun aktivitas di terminal Alam Barajo Kota Jambi masih terbilang normal. 

Aktivitas Terminal Alam Barajo Jelang Natal dan Libur Tahun Baru Masih Normal

TRIBUNJAMBI.COM, JAMBI - Sebelas hari jelang Natal dan libur akhir tahun aktivitas di terminal Alam Barajo Kota Jambi masih terbilang normal. Belum terjadi lonjakan penumpang secara signifikan.

Tercatat volume kedatangan kendaraan masih normal pada angka 60 bus Antar Kota Antar Provinsi yang masuk di terminal Tipe A kota Jambi ini.

Hal ini disampaikan oleh Kepala Satuan Pelayanan (Kasatpel) Terminal Tipe A Alam Barajo, Ibrahim saat disambangi Tribunjambi.com, Jumat (13/12).

Dia menyebutkan untuk rincian rute kedatangan masih didominasi bus AKAP dari pulau jawa. "Kebanyakan kedatangan dari Pulau Jawa yakni Pati, Solo, Yogyakarta dan Bandung serta daerah lainnya, yang kebanyakan tiba pada pagi dan siang hari," jelasnya.

Kronologi Tabrakan Mobil Pengangkut Ayam di Bungo, Truk Ngerem Mendadak Tanpa Rambu, Kernet Tewas

Kasus Korupsi Lurah Tanjung Akan Segera Dilimpahkan ke Kejaksaan, Ini Waktunya

10 WNA Dideportasi dari Jambi, Imigrasi Temukan Penyalahgunaan Visa

Polres Sarolangun Tetapkan Dua Tersangka Dugaan Korupsi PLTMH Batang Asai

Sementara untuk keberangkatan Ibrahim menyebut belum banyak. Yang hanya tampak ramai pada jurusan tertentu seperti ke Medan.

"Nantinya jurusan ke Medan ini kita perkirakan juga paling ramai saat Natal dan Tahun Baru (Nataru)," jelasnya.

Untuk prediksi keramaian Ibrahim menyebut akan terjadi pada tanggal 20 Desember keatas. Yang nantinya akan direncanakan berbarengan dengan pencanangan yang dilakukan oleh Balai Pengelolaan Transportasi Darat (BPTD) Jambi dan Pemerintah Provinsi Jambi sendiri.

"Pada tanggal 20 an keatas akan ramai, dan persiapan kita masih sesuai SOP sehari-hari," jelasnya.

SOP- itu kata Ibarahim seperti melakukan uji kelayakan kendaraan (ramp check), mengecek KIR dan sejenisnya. Kasatpel mengakui dalam tugas rutin terminal memang terdapat beberapa pelanggaran.

"Kita tetap memberikan surat tilang kepada kendaraan yang melanggar atau tak layak jalan, kebanyakan KIR (buku uji kendaraan) yang kena," jelasnya.

Selebihnya untuk rencana pencanangan akan diinformasikan lebih lanjut. "Untuk segala persiapan nataru ini nanti akan diumumkan resmi dalam pencanagan, dan sejauh ini dari Kementrian belum ada instruksi ke kita," jelasnya.

Penulis: Zulkifli
Editor: Teguh Suprayitno
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved