Peserta CPNS Sarolangun Banyak yang Gaptek, Diminta Upload KTP Malah yang Lain

Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Sarolangun telah melakukan sistem verifikasi peserta CPNS Sarolangun tahun 2019.

Peserta CPNS Sarolangun Banyak yang Gaptek, Diminta Upload KTP Malah yang Lain
Tribunjambi/Wahyu Herliyanto
Kabid Informasi Pembinaan dan Kesejahteraan, BKPSDM Sarolangun, Erri Harri Wibawa. 

Peserta CPNS Sarolangun Banyak yang Gaptek, Diminta Upload KTP Malah yang Lain

TRIBUNJAMBI.COM, SAROLANGUN-Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Sarolangun telah melakukan sistem verifikasi peserta CPNS Sarolangun tahun 2019.

Dari verifikasi tersebut, pelamar yang telah mendaftar sebanyak 5.787 orang.

Namun dari ribuan pelamar itu, pihaknya menemukan adanya pendaftar yang asal-asalan sehingga mereka tidak memenuhi syarat untuk melanjutkan kejenjang berikutnya.

Dijelaskan Kabid Informasi Pembinaan dan Kesejahteraan, BKPSDM Sarolangun, Erri Harri Wibawa bahwa banyak kategori yang tidak memenuhi syarat yang pada umumnya mereka tidak memahami cara atau tidak membaca pengumuman sebelum mendaftar.

Tiga Pejabat Tinggi Polres Bungo Diganti, Ini Pejabat Barunya

BREAKING NEWS Mantan Kades Talang Emas Ditangkap Tim Pidsus Kejari Sarolangun

Anak Tewas Tergilas Truk, Pengendara Motor di Bungo Tergelincir Saat Mendahului Truk dari Kiri

Warga Pentagen Kecewa Pemkab Kerinci Ingkar Janji, Tak Dihargai Meski Juarai Desa Wisata Nusantara

"Kita banyak menemukan peserta yang dalam bahasa millenialnya Gaptek, (gagap teknologi)," katanya, Rabu (11/12).

Selain itu, juga pihaknya banyak menemukan peserta yang meminta orang lain untuk mendaftarakan atau mengupload data. Ataupun mereka tidak meneliti secara cermat terkait syarat-syarat yang diumumkan dan diminta.

"Sehingga hal yang sebenarnya tidak menggugurkan mereka malah menjadi mereka tidak masuk ke tahap selanjutnya.

Salah satu contoh peserta diharuskan mengupload atau scan KTP, tetapi malah yang di scan adalah yang lain (bukan KTP) atau poto copy KTP," katanya.

Diakuinya lagi, yang lebih parahnya lagi, mereka para peserta menguploade data dengan file kecil. Sehingga file tersebut tidak terbaca sama sekali atau kualitas scannernya tidak baik.

"Atau hal sepele dan tidak mereka abaikan. Nah ini sangat disayangkan," katanya.

Dirinya menyebut jika seluruhnya terkait jumlah peserta yang lolos administrasi dan yang gugur akan di umumkan secara bersama pada tanggal 16 Desember 2019 di website bkpsdm.Sarolangunkab.go.id atau melalui media massa. (Cwa)

Penulis: Wahyu Herliyanto
Editor: Teguh Suprayitno
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved