Lima Perkara Korupsi Ditangani Kejari Muarojambi Selama 2019, Kerugian Negara Rp 1,5 Miliar

Sepanjang 2019 ini Kejaksaan Negeri (Kejari) Muarojambi telah melakukan lima pengungkapan kasus perkara tindak pidana Korupsi.

Lima Perkara Korupsi Ditangani Kejari Muarojambi Selama 2019, Kerugian Negara Rp 1,5 Miliar
tribunjambi/samsul bahri
Kasi intel Kejari Muarojambi, Novan Harpanta 

Lima Perkara Korupsi Ditangani Kejari Muarojambi Selama 2019, Kerugian Negara Rp 1,5 Miliar

Laporan Wartawan Tribun Jambi Samsul Bahri

TRIBUNJAMBI.COM, SENGETI-Sepanjang 2019 ini Kejaksaan Negeri (Kejari) Muarojambi telah melakukan lima pengungkapan kasus perkara tindak pidana Korupsi. Hal ini disampaikan oleh Kasi Intel Kejari Muarojambi, Novan Harpanta, Senin (9/12).

Ia menyebutkan bahwa lima perkara yang di tangani oleh Kejari Muarojambi setidaknya menimbulkan kerugian negara sebesar Rp 1,5 miliar Rupiah. Soal kasus korupsi tersebut kata Novan ada tiga kasus yang ditangani berdasarkan penyelidikan yang dilakukan oleh timnya.

"Di tahun 2019 sampai dengan saat ini itu ada lima perkara tindak pidana korupsi yang kita tangani. Tiga perkara berdasarkan penyelidikan Kejari, dan dua pelimpahan dari Polres," ungkapnya.

Pengumuman CPNS 2019 Tanjab Timur, 381 Peserta Diperkirakan Gugur

Lebih lanjut Ia menerangkan bahwa kasus-kasus korupsi yang ditangani tersebut dengan tersangka yang bervariasi. Misalnya kasus korupsi yang melibatkan ASN di Muarojambi pernah ditangani oleh pihak Kejari Muarojambi.

"Kalo tersangkanya itu bervariasi, misalnya yang ASN itu ada, itu kasus penerimaan CPNS sudah ada putusannya, kemudian Kasus Kades. Kasus lain saat ini masih ada yang proses masih berjalan (red-persidangan) ada yang masih pra penuntutan," terangnya.

BREAKING NEWS: Masjid dan Madrasah di Belakang Polda Jambi Terbakar Pagi Ini

Sementara itu, dari lima perkara yang di tangani tersebut. Setidaknya Kejari Muarojambi telah menyelamatkan uang negara sebesar Rp 180 juta. Lebih lanjut di terangkan Novan bahwa ke depan, pihaknya benar-benar akan fokus untuk melakukan penindakan terhadap perkara korupsi khususnya di Muarojambi.

"Kedepan kita lebih mengutamakan pengembalian dan penyelamatan uang negara sebanyak -banyaknya. Kita akan melakukan tindakan preventif, dengan melalukan sosialisasi mulai dari tingkat pelajar, SKPD hingga Kepala Daerah," ungkapnya.

Sementara itu, di sisi lain Kakajari Muarojambi, Sunanto saat di konfirmasi soal perkara korupsi yang terjadi di Kabupaten Muarojambi.

Selama ini Ia menyebutkan bahwa ketersangkaan korupsi di Kabupaten Muarojambi khususnya rata-rata semuanya adalah pejabat yang memiliki kewenangan.

"Rata-rata semuanya itu ada sepanjang pejabatnya tidak menyadari bahwa uang itu uang negara. Kalo mereka menyadari uang negara, dia sebagai pejabat itu amanah dia tidak melakukan tindakan yang menyimpang, misalnya mark up," sebutnya.

VIDEO: Keluarga Jokowi Ramai-ramai Nyalon Kepala Daerah

FOLLOW INSTAGRAM TRIBUN JAMBI:

.

Penulis: samsul
Editor: nani
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved