Suka Renang Karena Sakit Asma, Yusuf Tidak Sangka Bisa Jadi Atlet Peraih Medali Emas SEA Games

Yusuf Budiman dan Rian Rinaldo menjadi atlet polo air SEA Games 2019 yang menyumbangkan emas untuk Indonesia.

Suka Renang Karena Sakit Asma, Yusuf Tidak Sangka Bisa Jadi Atlet Peraih Medali Emas SEA Games
Tribunjambi/Nurlailis
Rian Rinaldo (kiri) dan Yusuf Budiman (kanan) atlet polo air Jambi saat kepulangan dari SEA Games 2019 di Bandara Sultan Thaha Jambi, Rabu (4/12). 

Suka Renang Karena Sakit Asma, Yusuf Tidak Sangka Bisa Jadi Atlet Peraih Medali Emas SEA Games

TRIBUNJAMBI.COM, JAMBI-Yusuf Budiman dan Rian Rinaldo menjadi atlet polo air SEA Games 2019 yang menyumbangkan emas untuk Indonesia. Kepulangan mereka pun disambut oleh KONI Jambi di bandara Sultan Thaha Jambi, Rabu (4/12).

Yusuf Budiman menyampaikan pada awalnya ia sama sekali tidak terbayang akan menjadi seorang atlet. Bahkan ia dulu menyukai olahraga voli.

“Dulu awal berenang itu karena sakit asma. Namun setelah asma sembuh jadi ketagihan untuk renang,” ungkapnya.

Ia menekuni renang pada 2007 hingga 2010. Baru kemudian ia terjun di polo air sejak 2010 yang masih ditempatkan sebagai cadangan.

Atlet Polo Air Jambi Ikut Sumbang Medali Emas SEA Games, Rian Ngaku Gugup Lawan Tuan Rumah

Kadis PMD Tebo Ditahan Kejari, Kasus LPJU Tebo Rugikan Negara Rp 1,6 Miliar

Kusnindar Nyanyi Sebut Nama-nama Anggota DPRD Jambi yang Terima Uang Suap

TERUNGKAP Tak Hanya Uang Ketok Palu, Anggota DPRD Jambi Juga Terima Suap LKPj Gubernur Jambi

Iapun mengikuti PON di 2012 dan pelatnas di 2014. Ia mengikuti SEA Games sudah yang ketiga kalinya.

“Perjuangannya tentu berat. Di 2015 saya masih cadangan. Baru 2016 masuk pelatih dari Serbia di situ benar-benar dilatih dari renang, teknik, mental yang membuat kemampuan benar-benar meningkat. Di 2017 masuk inti hingga sekarang,” ungkap mahasiswa FIK Unja angkatan 2014 ini.

Mengenai bonus ia menyampaikan sejak awal diniatkan ingin mengumrohkan orangtuanya.

“Walaupun bukan medali emas saya tetap ingin umrohkan orang tua. Namun alhamdulillah mendapatkan emas,” ujarnya.

Menurutnya selama di Filipina ia dan tim tidak mengeksplor negara tersebut karena memang selama sepuluh hari di sana tidak ada tujuan wisata atupun tempat belanja. (lai)

Penulis: Nurlailis
Editor: Teguh Suprayitno
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved