Semangat dalam Keterbatasan, Kreasi Siswa SLB Muara Bungo di Hari Disabilitas Internasional

Beberapa gadis-gadis kecil berdandan cantik menyambut tamu yang datang pagi itu. Tarian sekapur sirih dipersembahkan, tanpa musik.

Semangat dalam Keterbatasan, Kreasi Siswa SLB Muara Bungo di Hari Disabilitas Internasional
Tribunjambi/Mareza
Siswa Sekolah Luar Biasa (SLB) Muara Bungo menampilkan tarian Jambi dalam peringatan Hari Disabilitas Internasional. 

Semangat dalam Keterbatasan, Kreasi Siswa SLB Muara Bungo di Hari Disabilitas Internasional

TRIBUNJAMBI.COM, MUARA BUNGO - Langit mendung Selasa (3/12/2019) pagi. Beberapa anak duduk di panggung membelakangi alat musik elektrik. Keyboard, bass, drum, dan beberapa alat musik sudah tertata di sana. Tapi tiba-tiba, listrik padam.

Demikianlah suasana jelang peringatan Hari Disabilitas Internasional di Sekolah Luar Biasa (SLB) Muara Bungo. Beberapa gadis-gadis kecil berdandan cantik menyambut tamu yang datang pagi itu. Tarian sekapur sirih dipersembahkan, tanpa musik. Sepasang anak kecil berlari pelan mengantar sirih, sebagai tanda selamat datang.

Gerimis turun dari langit mendung. Beberapa guru pembimbing tampak dari jauh mengarahkan gerak demi gerak agar terlihat elok, hingga tarian penyambutan itu selesai dan tamu duduk di tempat yang disediakan.
Listrik menyala kemudian. Acara langsung dimulai dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya. Dua laki-laki duduk sambil memainkan keyboard, seorang perempuan memetik bas, dan seorang lak-laki memainkan drum, menjadi pengiring lagu kebangsaan. Mereka adalah siswa-siswi SLB Muara Bungo. Tunas-tunas yang ditumbuhkan di sekolah luar biasa.

Warga Dusun Padang Kelapo Jambi Geger Temukan Mayat Perempuan Mengapung di Sungai

Ratusan Berkas CPNS Kota Jambi Tak Memenuhi Syarat, Gara-gara Ijazah

Lama Menghilang, Permainan Tradisional Gasing Kembali Ramai Dimainkan di Tanjab Barat

Siap- Siap SID, Endank Soekamti, Shaggydog Akan Menghibur Warga Jambi

Bakat-bakat lain kemudian ditampilkan, usai sambutan kepala sekolah, ketua PPDI, dan Bupati Bungo.

Belasan anak tampil di hadapan ratusan tamu yang datang. Mereka mengenakan baju adat. Bercorak warnanya. Menarikan Rampi Rampo, tarian khas Kabupaten Bungo.

Ada hal menarik yang menyentuh ketika para siswa penyandang tunadaksa dan tunagrahita itu tampil. Liuk-liuk badan mereka bebas. Beberapa di antaranya sempat tertawa sambil melenggak-lenggokkan tubuh-tubuh kecil itu. Gerakan gemulai dan keceriaan memancing tepuk tangan penonton. Beberapa kali guru pembimbing menata ulang posisi mereka, tapi mereka punya cara sendiri untuk menari.

Lagi-lagi tepuk tangan terdengar riuh, ketika mereka undur diri dari ratusan pasang mata.

Ada pula Tari Nirmala namanya. Kali ini ditampilkan lima perempuan. Mereka menyandang tuna rungu, tapi mampu menyerasikan gerakan tarian dan musik. Seorang guru pembimbing tampak mengarahkan mereka.

Gerakan-gerakan kecil yang dicontohkan guru, menjadi tarian nan membuai perhatian. Tepuk tangan kembali riuh ketika mereka selesai tampil.

Sampailah kepada pembacaan puisi. Judulnya, 'Semangat dalam Keterbatasan (Untuk Penyandang Disabilitas'. Pelan-pelan, seorang bocah kelas IV membacakannya melalui pengeras suara. Lagu Jangan Menyerah yang dipopulerkan d'Masiv diaransemen, jadi pengiring kata demi kata yang diucapkannya.

"Mata kami tak mampu menatap indahnya dunia. Telinga kami tak dapat mendengar merdunya nada. Mulut kami tak mampu menyerukan nama-Mu. Langkah kami tak mampu goyahkan dunia. Tapi kami tahu, rencana-Mu lebih sempurna," demikianlah penggalan puisi itu.

Banyak penampilan lain yang mengisi Hari Disabilitas Internasional itu. Beberapa anak yang baru selesai tampil, menghambur ke pelukan orang tuanya. Sebaris gigi tampak kemudian. Sekolah itu menampung anak-anak istimewa. Tunanetra, tunarungu, tunadaksa, tunagrahita menyimpan kelebihan yang tidak dimiliki manusia kebanyakan. Seperti yang disampaikan dalam puisi itu, di balik disabilitas, ada rencana Tuhan yang lebih sempurna.(Tribunjambi.com/ Mareza Sutan A J)

Penulis: Mareza
Editor: Teguh Suprayitno
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved