Munas Jadi Penentu Kejayaan Golkar 2024
Pelaksanaan Musyawarah Nasional (Munas) Partai Golkar akan menjadi penentu kejayaan Partai Golkar di 2024 mendatang.
Penulis: Hendri Dunan | Editor: Teguh Suprayitno
Munas Jadi Penentu Kejayaan Golkar 2024
TRIBUNJAMBI.COM, JAMBI - Pelaksanaan Musyawarah Nasional (Munas) Partai Golkar akan menjadi penentu kejayaan partai Golkar di 2024 mendatang.
Partai Golkar mulai hari ini akan melaksanakan Munas. Pelaksanaannya sendiri sejak tanggal 3-5 Desember 2024 mendatang. Hasil Munas kali ini sangat menentukan politik Golkar untuk lima tahun mendatang.
Antony Zeidra Abdidin, Wanhat DPP Golkar menyampaikan bahwa siapapun yang akan terpilih menjadi ketua umum bakal menjadi putra mahkota dan berpotensi menjadi calon presiden atau wakil presiden.
"Tak Sulit dipahami, siapapun yang terpilih jadi ketua umum pada Munas Golkar 3-5 Desember 2019, bakal menjadi putra mahkota partai beringin rindang ini pada Pemilu 5 tahun mendatang. Berpotensi jadi calon presiden atau calon wakil presiden," ujarnya, Selasa (3/12/2019).
• Semangat dalam Keterbatasan, Kreasi Siswa SLB Muara Bungo di Hari Disabilitas Internasional
• Warga Dusun Padang Kelapo Jambi Geger Temukan Mayat Perempuan Mengapung di Sungai
• Ratusan Berkas CPNS Kota Jambi Tak Memenuhi Syarat, Gara-gara Ijazah
• Sadar Pentingnya Hak-hak Penyandang Disabilitas, Mashuri Sebut Akan Bikin Ini
Lantas bagaimana itu bisa terjadi. Mantan Wakil Gubernur Provinsi Jambi ini menjelaskan bahwa hal pertama yang harus diperhatikan tentulah harus dipastikan dulu Munas akan berjalan lancar. Siapapun yang terpilih, tidak akan menimbulkan kegaduhan atau bahkan perpecahan. Yang kalah legowo menerima kekalahnnya. Yang menang mengakomodir yang kalah.
"Dalam hal ini bisa belajar dari Jokowi yang menempatkan Prabowo dan orangnya dalam kabinet," ujarnya.
Ditambahkannya, jika itu tercapai maka konsolidasi bakal mulus. Kaderisasi lancar. Manajemen partai digerakkan secara profesional dengan aturan main yang jelas, demokratis dan selalu berpedoman pada konstitusi partai antara lain AD/ART. Mesin partai akan prima, siap bertanding untuk segala cuaca.
Ditegaskan oleh Antony, bahwa Golkar merupakan partai besar dengan sejarah panjang, berbagai situasi sudah pernah dialami. Makanya Golkar memiliki modal politik yang sangat kuat.
"Fundamental politik pada dasarnya sangat kokoh, dengan kader2 yang profesional dan tangguh. Ditopang konstituen dan pendukung yang loyal, tersebar diberbagai lapisan dan wilayah Indonesia," katanya.
Dituturkan pula, ketika Presiden Soeharto jatuh, banyak orang menduga dan sebagian bahkan berharap, “the rulling party” yang memenangkan terus menerus pemilu sejak 1971 ini akan turut tumbang dan punah.
Pada Pemilu 1999 Golkar rame-rame dijegal.
Akbar Tandjung (AT) dan istri, dilarikan dengan naik truk ketika diseruduk massa bringas. Bukan hanya Ketua Umum Golkar, tapi hampir seluruh kader Golkar ketika itu digangu. Dihadang menuju tempat kampanye. Di ganggu panggung kampanyenya. Terjadi di daerah bahkan juga di ibukota, Jakarta.
Bahkan, Agung Laksono, salah seorang ketua DPP Golkar ketika itu, kesulitan mengumpulkan massa ketika berkampanye di Lapangan Pacuan Kuda Pulo Mas, Jakarta. Karena banyak kader berseragam Golkar diganggu dalam perjalanan. Namun kader militan, maju tak gentar.
• Siap- Siap SID, Endank Soekamti, Shaggydog Akan Menghibur Warga Jambi
• Ketua PPDI Bungo Tumpahkan Keluhan, Mengadu Saat Peringatan Hari Disabilitas Internasional
• Lama Menghilang, Permainan Tradisional Gasing Kembali Ramai Dimainkan di Tanjab Barat
"Walhasil, Golkar tak bisa dikubur. Bahkan Golkar menjadi pemenang ke 2. Tak ada yang dapat menginjak-injak apalagi mengubur Golkar," jelasnya.
Hal itu bisa terjadi tentu atas kehendak Tuhan YME. Dan Golkar merupakan partai kader yang tersebar di tingkat pusat, provinsi, Kabupaten Kota, hingga Kecamatan dan Desa.
"Ada jutaan kader militan dan puluhan juta simpatisan yang tetap setia. Merekalah pembela dan penyelamat partai," kata Antony.
Mantan anggota DPR RI periode 1999-2004 ini juga mengungkapkan perjuangan kader dan pengurus Golkar dimasa kepemimpinan Presiden Abdulrahman Wahid atau Gus Dur. Ketika Golkar mulai bersikap kritis serangan balik yang diterima lebih brutal.
Golkar diserang melalui demontrasi, bahkan serbuan ke kantor DPP yang menuntut pembubaran Golkar.
Bahkan pengerusakan kantor DPD Golkar di daerah. Paling tragis pembakaran kantor DPD Golkar Jawa Timur.
"Puncaknya adalah Dekrit Presiden Abdurrahman Wahid pembubaran Parlemen dan Partai Golkar," ujar Antony.
Dari ulasan sejarah Golkar tersebut, Antony Zeidra Abdidin mengatakan bahwa Golkar betul-betul sudah teruji dalam menghadapi tekanan politik.
Diakuinya, pukulan telak pembubaran Golkar, menjadikan partai berlambang pohon beringin ini semakin kuat. Lebih terkonsolidasi.
Ketua Umum Golkar Akbar Tandjung, setiap akhir pekan mengisi waktu liburnya berkeliling Indonesia. Seluruh kader termotivasi. Dengan slogan “Bersatu untuk Maju”, mesin partai bergerak kencang.
Hasilnya, pada pemilu 2004 Golkar menjadi pemenang pemilu, dengan perolehan lebih dari 24 juta (22,44%). Perolehan kursi Golkar 129, berada pada puncaknya sepanjang era reformasi. Pemilu 2009 terjun bebas menjadi di bawah separuhnya, 106 kursi DPR RI.
Lalu, pada Pemilu 2014 turun lagi di bawah angka 100, menjadi 91 kursi. Menjelang pemilu 2019, Ketua Umum Golkar menjadi tersangka kasus e-KTP. Beberapa lembaga survei dan pengamat memprediksi perolehan suara Golkar amblas ke satu digit. Tetapi yang terjadi Golkar survive. Dapat 12,31%.
"Itu pertanda rebound pada tahun 2024, setelah 20 tahun menggelinding ke dasar," ujarnya.
Menurut politisi senior Golkar ini bahwa saat ini merupakan siklus politik. Siklus itu kini sedang berproses setelah berakhirnya periode kedua presiden Jokowi. Periode keemasan PDIP ditilik dari teori siklus, akan amblas. Nasibnya mungkin sama dengan Partai Demokrat pasca SBY.
"Dapatkah Golkar memanfaatkan momentum ini untuk rebound pada pemilu mendatang dan menjadikan kadernya capres pada pemilu 2024 nanti? Jawabannya ada pada hasil Munas. Memilih siapa dan strategi politik secanggih apa sebagai produk Munas," kata Antony Zeidra Abdidin. (Hendri Dunan Naris)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jambi/foto/bank/originals/ce-haris-dan-fasha-hadir-di-pleno-dpd-golkar-sarmuji-janjikan-beri-dukungan-secara-transparan.jpg)