Rabu, 6 Mei 2026
Kota Jambi Bahagia
Kota Jambi Bahagia

Munas Jadi Penentu Kejayaan Golkar 2024

Pelaksanaan Musyawarah Nasional (Munas) Partai Golkar akan menjadi penentu kejayaan Partai Golkar di 2024 mendatang.

Tayang:
Penulis: Hendri Dunan | Editor: Teguh Suprayitno
Tribunjambi/Hendri Dunan Naris
CE, Haris, dan Fasha Hadir di Pleno DPD Golkar, Sarmuji Janjikan Beri Dukungan Secara Transparan 

Mantan anggota DPR RI periode 1999-2004 ini juga mengungkapkan perjuangan kader dan pengurus Golkar dimasa kepemimpinan Presiden Abdulrahman Wahid atau Gus Dur. Ketika Golkar mulai bersikap kritis serangan balik yang diterima lebih brutal.

Golkar diserang melalui demontrasi, bahkan serbuan ke kantor DPP yang menuntut pembubaran Golkar.

Bahkan pengerusakan kantor DPD Golkar di daerah. Paling tragis pembakaran kantor DPD Golkar Jawa Timur.

"Puncaknya adalah Dekrit Presiden Abdurrahman Wahid pembubaran Parlemen dan Partai Golkar," ujar Antony.

Dari ulasan sejarah Golkar tersebut, Antony Zeidra Abdidin mengatakan bahwa Golkar betul-betul sudah teruji dalam menghadapi tekanan politik.

Diakuinya, pukulan telak pembubaran Golkar, menjadikan partai berlambang pohon beringin ini semakin kuat. Lebih terkonsolidasi.

Ketua Umum Golkar Akbar Tandjung, setiap akhir pekan mengisi waktu liburnya berkeliling Indonesia. Seluruh kader termotivasi. Dengan slogan “Bersatu untuk Maju”, mesin partai bergerak kencang.

Hasilnya, pada pemilu 2004 Golkar menjadi pemenang pemilu, dengan perolehan lebih dari 24 juta (22,44%). Perolehan kursi Golkar 129, berada pada puncaknya sepanjang era reformasi. Pemilu 2009 terjun bebas menjadi di bawah separuhnya, 106 kursi DPR RI.

Lalu, pada Pemilu 2014 turun lagi di bawah angka 100, menjadi 91 kursi. Menjelang pemilu 2019, Ketua Umum Golkar menjadi tersangka kasus e-KTP. Beberapa lembaga survei dan pengamat memprediksi perolehan suara Golkar amblas ke satu digit. Tetapi yang terjadi Golkar survive. Dapat 12,31%.

"Itu pertanda rebound pada tahun 2024, setelah 20 tahun menggelinding ke dasar," ujarnya.

Menurut politisi senior Golkar ini bahwa saat ini merupakan siklus politik. Siklus itu kini sedang berproses setelah berakhirnya periode kedua presiden Jokowi. Periode keemasan PDIP ditilik dari teori siklus, akan amblas. Nasibnya mungkin sama dengan Partai Demokrat pasca SBY.

"Dapatkah Golkar memanfaatkan momentum ini untuk rebound pada pemilu mendatang dan menjadikan kadernya capres pada pemilu 2024 nanti? Jawabannya ada pada hasil Munas. Memilih siapa dan strategi politik secanggih apa sebagai produk Munas," kata Antony Zeidra Abdidin. (Hendri Dunan Naris)

Sumber: Tribun Jambi
Halaman 2/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved