Misi 7 Orang Kopassus di Hutan Papua 1969, Sintong Panjaitan Dikirim untuk Ungkap Misteri Lembah X

Saat itu, hutan Papua masih sangat liar dan berisiko untuk didatangi, termasuk oleh pasukan elite. Kabar kematian tragis Rockfeller itu juga ...

Misi 7 Orang Kopassus di Hutan Papua 1969, Sintong Panjaitan Dikirim untuk Ungkap Misteri Lembah X
TRIBUNNEWS/HERUDIN
Anggota Kopassus TNI AD saat di Bandara Halim Perdanakusumah, Jakarta Timur, Jumat (5/10/2012). 

Misi 7 Orang Kopassus di Hutan Papua 1969, Sintong Panjaitan Dikirim untuk Ungkap Misteri Lembah X

TRIBUNJAMBI.COM - Misi tujuh Kopassus di Hutan Papua pada 1969 ini melegenda.

Kala itu, hutan Papua masih sangat alami dan berbahaya sekalipun untuk pasukan elite.

Kopassus yang saat itu masih bernama RPKAD dikirim ke belantara Papua.

Beberapa waktu sebelumnya, di hutan Papua anak miliarder Amerika bernama Michael Rockfeller hilang di sana pada 1960-an.

Baku Tembak Kopassus saat Habisi Pembajak Pesawat Diwarnai Senapan Macet, Benny Kaget

KOMPI C Dihujani Peluru Penembak Runduk, Kopassus, Denjaka & Paskhas Redakan Konflik Saparua 1999

Para Jenderal Kaget, Benny Banting Baret Kopassus karena Mati-matian Bela Prajurit Berkaki Satu

Putra raja minyak Amerika Serikat itu hilang saat ekspedisi ke pedalaman Papua Nugini.

Michael Rockfeller merupakan keluarga dari John D Rockefeller, miliarder pertama dalam sejarah Amerika dan dunia.

Keluarga itu yang mendirikan perusahaan Standard Oil.

Sekira dua bulan setelah upaya pencarian, ditemukan sepotong kaki yang masih mengenakan sepatu.

Tak butuh waktu lama, temuan potongan kaki itu menggegerkan dunia.

Halaman
1234
Editor: duanto
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved