Asusila

Cinta Terlarang Bu Bos dan Sopir Berakhir di Ranjang, Nikmat Tak Dapat Berujung Penganiayaan!

Kisah cinta terlarang antara bu bos dan sopir di Bali harus berakhir menyakitkan

Cinta Terlarang Bu Bos dan Sopir Berakhir di Ranjang, Nikmat Tak Dapat Berujung Penganiayaan!
Tribun Bali / Made Dwi Saputra Ilustrasi
Rayuan Berhubungan Intim 

TRIBUNJAMBI,COM - Kisah cinta terlarang antara bu bos dan sopir di Bali harus berakhir menyakitkan.

Kisah cinta terlarang pun berujung di ranjang tapi pun gagal dam berakhir dengan penganiayaan.

Cinta Terlarang Bu Bos dan Sopir Berakhir di Meja Hijau, Adegan Ranjang Gagal Akibat Akupuntur
Cinta Terlarang Bu Bos dan Sopir Berakhir di Meja Hijau, Adegan Ranjang Gagal Akibat Akupuntur (Tribun manado)
Hubungan yang berujung pada tindakan penganiayaan itu membuat Heri harus berhadapan dengan hukum.

Mohammad Hafi Durahman alias Heri (29) diduga tega melakukan penganiayaan terhadap pacar gelapnya yakni Rita.

Luhut Binsar Panjaitan Menangis Hingga Lakukan Kerja Sama dengan Prabowo Subianto Demi Lakukan Ini

Wanita Dicerai Suami Gara-gara Anaknya Terlahir dengan Penyakit, Walikota Tri Risma Bereaksi



Penyebab pertengkaran sejoli ini pun sepele, Heri menolak pengobatan akupuntur yang ditawarkan Rita saat keduanya rebahan di ranjang.

Tak hanya cinta terlarang, terungkap hubungan kedua tak hanya soal asmara namun Heri dan Rita juga memiliki hubungan pekerjaan. Heri merupakan anak buah Rita.

Heri adalah sopir, sedangkan Rita adalah majikan alias bos perusahaan otobus (PO).

Terungkap di persidangan Jaksa Triarta, selama ini Heri dan Rita sudah tinggal bersama dalam satu atap.

Tindakan penganiayaan yang dilakukan oleh Heri kepada cinta terlarangnya Rita terjadi pada, Kamis 5 September pukul 21.30 Wita.

Bocoran Skin Terbaru Mobile Legends Bulan Desember 2019, dari Gord hingga Kaja Dapat Skin Epic

Fakta di Balik Ledakan di Monas, Lukai 2 Anggota TNI Tapi Mengapa Penjagaan Istana Tidak Diperketat?



Saat itu terdakwa baru tiba di rumah, Jalan Taman Ambengan, Jimbaran, Kuta Selatan.

Saat itu korban Rita sudah menunggu di rumah.

Setelah itu Heri mandi dan berganti pakaian.

Keduanya pun kemudian makan bersama.

Setelah itu Heri rebahan di tempat tidur atau ranjang.

Rita kemudian datang membawa alat akupuntur menawari Heri untuk mencobanya, namun ia menolak.

Atas penolakan itu terjadilah adu mulut antar Heri dan Rita di atas ranjang.

Hasil Final Bulu Tangkis Tim Beregu Putri Indonesia di SEA Games 2019, Berikut Jalannya Pertandingan

Mengejutkan, di Depan Pengantinnya, Pria Ini Mengaku Mencintai Wanita Lain, Sampai Menangis



Mendengar itu, Rita marah dan memukul Heri sebanyak dua kali pada kepala bagian kanan.

Tidak terima, Heri kemudian mendorong kepala dan badan Rita hingga jatuh ke lantai.

Setelah itu Heri menghajar Rita dengan menendang bagian punggung, kepala, dan perut.

Tidak hanya itu Heri juga membanting kursi plastik ke arah Rita yang mengalami luka-luka memar.

Atas perbuatannya itu, Heri pun didudukan di kursi pesakitan Pengadilan Negeri (PN) Denpasar, Senin (2/12/2019) menjalani sidang dakwaan.

Jaksa Penuntut Umum (JPU) I Nyoman Triarta Kurniawan mendakwa Heri dengan dakwaan tunggal.

Pria asal Banyuwangi, Jawa Timur, itu terancam pidana penjara dua tahun delapan bulan.

"Perbuatan terdakwa sebagaimana diatur dan diancam pidana Pasal 351 ayat (1) KUHP," jelasnya dihadapan majelis hakim pimpinan I Made Pasek dikutip dari Tribunbali.



Artikel ini telah tayang di tribun-timur.com dengan judul Petaka Ibu Bos Otobus Pacar Gelap Sopir Sendiri Dianiaya Diatas Ranjang, Gara-gara Alat Akupuntur, https://makassar.tribunnews.com/2019/12/03/petaka-ibu-bos-otobus-pacar-gelap-sopir-sendiri-dianiaya-diatas-ranjang-gara-gara-alat-akupuntur.


Editor: heri prihartono
Sumber: Surya Malang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved