Baru Sehari Tarif Koja Trans Naik Rp5 Ribu Penumpang Anjlok 40 Persen, PT. MDT Jambi Cari Akal
Sejak (2/12) transportasi umum capsule bus mulai dengan tarif baru, yakni Rp 5 Ribu pertransaksi.
Penulis: Rohmayana | Editor: Teguh Suprayitno
Baru Sehari Tarif Koja Trans Naik Rp5 Ribu Penumpang Anjlok 40 Persen, PT. MDT Jambi Cari Akal
TRIBUNJAMBI.COM, JAMBI- Sejak (2/12) transportasi umum capsule bus mulai dengan tarif baru, yakni Rp 5 Ribu pertransaksi. Sebelumnya selama lebih satu bulan Koja trans sudah menerapakan tarif promo Rp1 rupiah pertransaksi.
Tarif tersebut sudah sesuai pertimbangan perusahaan pusat bersama pemerintah Kota Jambi. Seperti diketahui bahwa setiap pembayaran dilakukan menggunakan metode e payment.
Meskipun dengan tarif baru tersebut namun masyarakat Jambi tetap antusias untuk mencoba transportasi umum tersebut. Namun tetap saja ada penurunan jumlah penumpang. Dimana sebelumnya saat tarif Rp 1 Rupiah saat hari kerja mencapai 500 hingga 700 penumpang. Jumlah penumpang menurun saat mulai pengenaan tarif Rp 5 Ribu per transaksi menjadi 300 hingga 500 penumpang.
“Kalau dibandingkan saat masih promo memang turun sekitar 40 persen,” sebut marketing promotion PT. MDT Jambi Ledy Rizka, Selasa (3/12).
• RadjaGo, Transportasi Online Berbasis Syari’ah Kini Ada di Kota Jambi
• Bawaslu Bungo Tidak Akan Perpanjang Perekrutan Panwascam, Malam Ini Terakhir
• Bendungan Raksasa Akan Dibangun di Meragin, Kepala BWSS VI Jambi Jelaskan Hal Ini
Meskipun demikian, pihaknya akan tetap melakukan berbagai upaya dengan melakukan program strategis. Karena menurutnya untuk pertama kali berbayar, sehingga masyarakat banyak yang belum teredukasi.
“Mulai Desember ini kita akan membuka booth di beberapa tempat. Seperti di Mall WTC mulai 4 sampai dengan 14 Desember. Open booth di Tugu Keris Siginjai selama Desember 2019, dan melakukan sosialisasi setiap hari di sekolah,” katanya.
Dalam upaya tersebut pihaknya akan mengedukasi masyarakat untuk mengarahkan cara naik bus. Serta tata cara melakukan pemesanan, pembayaran, bahkan mengisi saldo capsule bus.
Ledy Rizka mengatakan dengan diterapkannya tarif normal Rp5 ribu. Pihaknya tidak mengkhawatirkan turunnya minat masyarakat. Hal ini karena bus capsule sudah memiliki fasilitas yang lengkap dan nyaman.
“Tarif Rp5 ribu ini merupakan tarif normal yang sudah ditentukan oleh pihak pusat serta kesepakatan hasil diskusi dengan pihak Pemkot jambi,” katanya.
Menurutnya dari tarif Rp 5 Ribu tersebut nantinya pihak PT. MDT akan memberikan retribusi ke Pemerintah Kota Jambi dengan mengikuti ketentuan yang berlaku. “Artinya skema tarif sudah ditentukan berdasarkan keputusan perusahaan dan pemerintah Kota Jambi,” sebutnya.
Sementara itu, Ita salah satu penumpang Koja trans mengatakan bahwa dirinya tidak merasa keberatan dengan tarif Rp 5 ribu. Mengingat fasilitas yang didapatkan sangat memadai dengan apa yang dibayar.
“Kalau naik taksi atau ojek online sudah lebih dari harga segitu. Walaupun kadang menunggunya agak lama, ya namanya juga kendaraan umum,” kata Ita.
Sementara menurut Yesda salah satu penumpang mengatakan bahwa dirinya masih enggan beralih dari kendaraan pribadi ke kendaraan umum. Hal ini dikarenakan waktu menunggu bus yang cukup lama, dan sulit untuk beralih ke kendaraan umum.
“Karena sudah punya motor sendiri jadi sayang kalau motornya tidak dipakai,” pungkasnya.