Ketika Bajir Rob di Kuala Tungkal Jadi Hiburan Anak-anak Nelayan

Walapun banjir rob musiman di wilayah Tanjab Barat membuat repot pengguna jalan raya, namun momen ini menjadi hiburan masyarakat setiap tahunnya.

Ketika Bajir Rob di Kuala Tungkal Jadi Hiburan Anak-anak Nelayan
Tribunjambi/Darwin
Banjir rob di Kuala Tungkal, Tanjab Barat. 

Ketika Bajir Rob di Kuala Tungkal Jadi Hiburan Anak-anak Nelayan

TRIBUNJAMBI.COM, KUALA TUNGKAL - Walapun banjir rob musiman di wilayah Tanjab Barat membuat repot pengguna jalan raya, namun momen ini menjadi hiburan masyarakat setiap tahunnya.

Musim banjir rob yang terjadi di ahir tahun tepatnya pada bulan November hingga Desember, selalu dijadikan hiburan masyarakat setiap ahir tahun.

Banjir rob yang menggenangi jalan utama kota, seperti Jalan Siswa, Jalan Panglima, hingga sepanjang jalur dua lintas Kuala Tungkal, Tanjung Jabung Barat, Jambi cendrung lebih meningkat dari tahun sebelumnya.

Jalan Simpang Islamik, simpang Asean, simpang bioskop dewi, dan Jalan Asian , tangga Raja Ulu. Kalimantan dan Jalan Ketapang juga mengalami hal yang sama.

Maulana Peringatkan Pejabat Pemkot Jambi untuk Tak Lagi Main-main

Maulana Launching Aplikasi SIBABA, Ini Fungsinya untuk Pejabat Pemkot Jambi

Promo Hypermart Lippo Plaza Jambi, Menangkan Liburan ke Disney Hongkong

Kejar Target PBB, Pemkab Batanghari Foto Bangunan Pakai Drone, Hasilnya Mengejutkan

Bagi pengendara, banjir rob merupakan kendala dan memilih jalan lain guna menghindari banjir. Namun bagi masyarakat hususnya anak-anak, bajir rob merupakan berkah tersendiri.

"Lumayan ada kolam renang dadakan di jalan, anak-anak senang main dan berenang. Namanya juga banjir tahunan jadi manfaatkan buat hiburan gratis," ujar Herianto, Warga jalan Nelayan yang asik mengawasi anaknya berenang.

Lain halnya dengan pengakuan Amat, warga Tungkal yang merasa risih dengan banjir rob.

"Bukan dak berani melewati air pasang, kalau terus menerus terkena air laut bisa berpengaruh buruk terhadap kendaraan," cetus supir angkot yang melintas.

Hal senada di alami Udin yang terpaksa melintasi banjir rob, ia harus mengantar barang belanjaan pesanan untuk dimuat di pelabuhan Tangga Raja Ulu dengan mengunakan Viar miliknya.

"Mau gimana lagi pak, barang harus diantar jadi, walau banjir kayak gini terpaksa harus dilewati, saya sudah tidak heran lagi pak," papar Udin buruh Tangga Raja Ulu. (Darwin Sijabat/ Tribunjambi.com)

Penulis: Darwin
Editor: Teguh Suprayitno
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved