Sabtu, 9 Mei 2026
Kota Jambi Bahagia
Kota Jambi Bahagia

VIDEO : Latar Belakang Pendidikan 7 Staf Khusus Milenial Jokowi

Tujuh staf khusus presiden dari kalangan milenial diperkenalkan Joko Widodo (Jokowi) di Istana Merdeka, Jakarta pada Kamis (21/11/2019).

Tayang:
Editor: Teguh Suprayitno

Belva merupakan salah satu dari 30 pengusaha muda berusia 30 tahun yang paling berpengaruh di Asia versi majalah Forbes.

Sosok Belva pada 2007 pernah mendapatkan beasiswa penuh dari pemerintah Singapura untuk mengenyam pendidikan di Nanyang Technological University.

Ia menempuh pendidikan di Nanyang dan mendapatkan gelar ganda di bidang bisnis dan ilmu komputer.

Selama di Nanyang, ia pernah masuk ke dalam Double Deans List sebagai salah satu dari 5 persen mahasiswa berprestasi tinggi selama 3 tahun.

Selain itu, ia pernah menyabet tiga medali emas yakni:

- Lee Kuan Yew Gold Medal yang merupakan penghargaan paling bergengsi di level universitas karena selalu mendapat peringkat pertama di bidang akademik selama mengenyam pendidikan.

- Infocomm Development Authority of Singapore Gold Medal yakni penghargaan bagi mahasiswa dengan IPK tertinggi di bidang ilmu komputer.

- Accenture Gold Medal yang merupakan penghargaan tertinggi bagi peraih IPK tertinggi di bidang bisnis.

Pada 2013, Belva melanjutkan pendidikan master dengan mengambil gelar double degree di Stanford University.

Di sana ia mengambil gelar master administrasi bisnis.

Sedangkan di Harvard University ia mendapat gelar master administrasi publik.

Gracia Billy Yosaphat Membrasar, Anak Penjual Kue Asal Papua yang Jadi Stafsus Presiden

Telkomsel Dapat Apresiasi dari Kementerian Komunikasi dan Informatika

Penjaga Situs di Tanjabtim Dikumpulkan, BPCB Berharap Tak Ada Lagi Jual Beli Peninggalan Sejarah

Belva juga pernah tercatat sebagai mahasiswa tamu di Massachusetts Institute of Technology (MIT), Harvard Law School, Harvard Graduate School of Education, dan Harvard Medical School.

3. Ayu Kartika Dewi

Ayu merupakan staf presiden yang selama ini aktif mengkampanyekan nilai toleransi dan keberagaman.

Tahun 2010 Ayu pernah mengabdi di lembaga Indonesia Mengajar dan mendapat tugas mengabdi di Desa Papaloang, Halmahera Selatan, Maluku Utara.

Sumber: Tribunnews
Halaman 2/4
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved