Rombongan Gubernur Jambi Dicegat Pemuda Sarolangun Saat Tinjau Kampung Budaya, Ini yang Diminta

Seorang pemuda asal Kelurahan Dusun Sarolangun tiba-tiba mengambil jalan pintas dan memberhentikan rombongan Gubernur Jambi.

Rombongan Gubernur Jambi Dicegat Pemuda Sarolangun Saat Tinjau Kampung Budaya, Ini yang Diminta
Tribunjambi/Wahyu Herliyanto
Seorang pemuda asal Kelurahan Dusun Sarolangun tiba-tiba mengambil jalan pintas dan memberhentikan rombongan Gubernur Jambi. 

Rombongan Gubernur Jambi Dicegat Pemuda Sarolangun Saat Tinjau Kampung Budaya, Ini yang Diminta

TRIBUNJAMBI.COM, SAROLANGUN-Di sela kunjungan Gubernur Jambi di Kabupaten Sarolangun guna mengecek lokasi rehabilitasi rumah program Hari Bakti PU.

Seorang pemuda asal Kelurahan Dusun Sarolangun tiba-tiba mengambil jalan pintas dan memberhentikan rombongan Gubernur Jambi.

Rahmad Hidayat meminta bantuan pembangunan turap di Kelurahan Dusun Sarolangun.

Katanya di kampung Muara Sawah yang berada di pinggir sungai Tembesi sudah mulai terkikis.

"Jadi bisa mengancam rumah masyarakat yang ada di bantaran sungai Tembesi. Pembangunan turap sangat diharapkan masyarakat Kelurahan Dusun Sarolangun. Khususnya di kampung Muara Sawah," katanya pada Gubernur Jambi.

Hadapi Kabut Asap, Tahun Depan Bakal Ada Rumah dan Sekolah Aman Asap di Batanghari

Belasan Gerobak PKL Diangkut Satpol PP Kota Jambi, Penjual Nasih Goreng Bingung Tangisi Gerobaknya

Dana Desa Kota Sungai Penuh Naik Rp1,8 Miliar, Segini Jatah untuk Setiap Desa

Tambahnya, jika pembangunan turap bisa dilakukan, maka akan berpengaruh pada peningkatan ekonomi masyarakat.

Katanya, bahwa di dusunnya menjadi program dan pencanangan pemerintah Provinsi Jambi dan Kabupaten Sarolangun. Apabila turap sudah terpasang, masyarakat dapat berjualan di tempat tersebut.

"Ya, momennya lokasi sangat pas di dekat Jembatan Beatrix. Jadi wisatawan bisa berkunjung ke kampung budaya dan tematik Kelurahan Dusun Sarolangun akan disuguhi masakan khas Dusun Sarolangun," katanya.

Menanggapi hal tersebut, Gubermlnur Jambi, Fachrori Umar mengatakan jika persoalan itu bisa diatasi dengan adanya usulan dari pihak kabupaten sendiri.

"Kita bisa, asalkan kabupaten usulkan itu, kita tidak bisa sembarangan membolehkan," katanya, didampingi kepala dinas PU provinsi, Fauzi usai tinjau lokasi kampung budaya.

Penulis: Wahyu Herliyanto
Editor: Teguh Suprayitno
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved