Advetorial

Jadi Tempat Pengrajin Jambi Promosi, Showroom Dekranasda Provinsi Jambi Kembali Dibuka

Pembukaan kembali showroom Dekranasda Provinsi Jambi dan Pelatihan Desain Batik/songket khas Jambi berlangsung pada Kamis (21/11).

Jadi Tempat Pengrajin Jambi Promosi, Showroom Dekranasda Provinsi Jambi Kembali Dibuka
Tribunjambi/Nurlailis
Pembukaan kembali showroom Dekranasda Provinsi Jambi dan Pelatihan Desain Batik/songket khas Jambi berlangsung pada Kamis (21/11). 

Jadi Tempat Pengrajin Jambi Promosi, Showroom Dekranasda Provinsi Jambi Kembali Dibuka

TRIBUNJAMBI.COM, JAMBI - Pembukaan kembali showroom Dekranasda Provinsi Jambi dan Pelatihan Desain Batik/songket khas Jambi berlangsung pada Kamis (21/11).

Acara dihadiri ketua Dekranasda Provinsi JambiRahimah Fachrori, Kepala Dinas Perdagangan, Koperasi dan UKM Provinsi Riau, sekaligus koordinator business centre IMTGT Indonesia, Malaysia, Thailand, Yulwiriati Moesa. Serta desainer nasional Eddy Betty dari Jakarta dan Turyanang Hanny dari Bandung.

Ketua Dekranasda Provinsi Jambi,  Rahimah Fachrori, mengatakan showroom ini dapat dimanfaatkan oleh para pengrajin untuk mempromosikan hasil karyanya, tentunya peran dan seleksi produk sangat diharapkan dari dekranasda kabupaten/kota se provinsi.

Guna Mencegah Praktek Pungli di Sekolah, Polda Jambi Adakan Rapat Koordinasi

Tanjabim Juara Umum MTQ ke-49 Tingkat Provinsi Jambi, Kabupaten Bungo Jauh Tertinggal

12 Klub Sepak Bola di Kota Jambi Berebut Piala Askot 2019

"Perhatian dekranas pusat terhadap pengembangan produk industri kecil dan kerajinan se Provinsi Jambi patut diapresiasi karena pada 2019 ini dekranas pusat memberi bantuan kepada orang pengrajin kabupaten kota se Provinsi Jambi berupa bahan dan peralatan praktek dan pelatihan yaitu kepada Yamama dari Kabupaten Bungo, Zainul Bahri, Satarina dan Maymunah dari Kota Jambi. Hal ini merupakan motivasi kita semua untuk berkarya," ungkapnya.

Hadir pula Gubernur Provinsi Jambi dalam hal ini diwakili asisten III bidang SDM dan umum,  Sudirman. Ia mengatakan yang dimiliki Provinsi Jambi seperti songket, batik, dan aneka produk kerajinan kayu, pandan, rotan, resam, telah membawa Provinsi  Jambi sebagai provinsi yang diperhitungkan di kancah nasional.

Pembukaan showroom Dekranasda Provinsi Jambi dan Pelatihan Desain Batik/songket khas Jambi.
Pembukaan showroom Dekranasda Provinsi Jambi dan Pelatihan Desain Batik/songket khas Jambi. (Tribunjambi/Nurlailis)

Produk kerajinan tersebut secara multipliers effect telah meningkatkan kehidupan masyarakat pengrajin. Hasil kerajinan tersebut cukup diminati oleh masyarakat Provinsi Jambi dan pada berbagai event secara nasional.

"Pemerintah Provinsi Jambi sangat peduli dengan keberadaan produk kerajinan dimaksud dan telah melakukan renovasi showroom Dekranasda Provinsi Jambi sehingga para tamu dan pelanggan dapat merasa nyaman selama berada di showroom," ujarnya.

Kepala Dinas Perdagangan, Koperasi dan UKM Provinsi Riau, sekaligus koordinator business centre IMTGT Indonesia, Malaysia, Thailand, Yulwiriati Moesa menyampaikan sebelumnya Jambi belum berpartisipasi , adanya Sumbar, Sumut dan Sumsel. Namun Gubernur Jambi yang meminta untuk berpartisipasi. 

"Untuk Jambi luar biasa dan apresiasi kepada seluruh pihak karena produktif. Banyak produk yang memiliki daya saing sehingga bisa diekspor ke luar negeri," ungkapnya.

Ia juga mengatakan dari Provinsi Riau ditunjuk sebagai koordinator bisnis center IMTGT kerjasama Malaysia Indonesia dan Thailand. Tugasnya mengkoordanasikan produk untuk tiap provinsi supaya bisa diekspor dalam rangka meningkatkan nilai ekspor Indonesia khususnya Sumatera. (Lai)

Penulis: Nurlailis
Editor: Teguh Suprayitno
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved