Dinas Perkim Usulkan 500 Rumah Tak Layak Huni di Tanjab Barat Dapat Bantuan BSPS

Kepala Dinas Perkim Tanjab Barat mengatakan program bantuan BSPS ini sebagai upaya pemerintah untuk membangun atau rehabilitasi rumah tidak layak huni

Dinas Perkim Usulkan 500 Rumah Tak Layak Huni di Tanjab Barat Dapat Bantuan BSPS
Tribunjambi/Darwin
Pemerintah Kabupaten Tanjung Jabung Barat melalui Dinas Perumahan Pukiman kembali usulkan Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) tahun 2020 sebanyak 500 unit ke Pemerintah Pusat. 

Dinas Perkim Usulkan 500 Rumah Tak Layak Huni di Tanjab Barat Dapat Bantuan BSPS

TRIBUNJAMBI.COM, KUALA TUNGKAL - Pemerintah Kabupaten Tanjung Jabung Barat melalui Dinas Perumahan Pukiman kembali usulkan Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) tahun 2020 sebanyak 500 unit ke Pemerintah Pusat.

Sucipto H Siregar, Kepala Dinas Perkim Tanjab Barat mengatakan program bantuan BSPS ini sebagai upaya pemerintah untuk membangun atau rehabilitasi rumah tidak layak huni.

"Ini program untuk membangun atau rehabilitasi rumah-rumah yang tidak layak huni sehingga menjadi layak huni, bersih dan sehat untuk seluruh penghuni rumah," katanya.

Ombudsman Jambi Dorong Panselda CPNS Aktifkan Helpdesk

Dinas PUPR Jambi Akui Jembatan Aur Duri I Rusak, Antrean di Tikungan Dianggap Jadi Masalah

Presiden Jokowi Lirik Batik Muarojambi, Tertarik Motif Nanas yang Dikenakan Bupati Masnah

Untuk itu, kata Sucipto pada tahun 2018 dalam DPA Dinas Perkim menyediakan dana pendamping BSPS sebesar Rp 108,22 juta. Kemudian dilanjutkan pada tahun 2019 sebesar Rp 273.86 juta.

Bila dibandingkan per tahunnya, pada tahun 2016 Cipto sebut melalui Dinas PU mendapatkan kuota 249 unit.

Tahun 2017 lalu, Dinas Perkim mendapatkan bantuan BSPS sebanyak 223 unit yang berlokasi di Kecamatan Kuala Betara dan Tungkal Ilir.

Sedangkan tahun 2018 lalu, bantuan yang terdiri dari reguler dan NA ITP (Bank Dunia), Dinas Perkim diberikan kuota 587 unit.

"Tahun 2019, Dinas Perkim mendapat kuota sebanyak 345 unit yang tersebar di Kecamatan Bram Itam, Merlung, Tungkal Ulu, dan Kuala Betara," terangnya.

Sementara untuk tahun 2020, sebanyak 5pp unit kembali diusulkan oleh pemerintah Kabupaten Tanjab Barat. Namun jumlah kuota yang didapatkan, Kadis Perkim itu sebut belum mengetahuinya.

Dia berharap dengan adanya program tersebut dapat meringankan beban masyarakat dalam meningkatkan kualitas rumah layak huni.(Darwin Sijabat/ Tribunjambi.com)

Penulis: Darwin
Editor: Teguh Suprayitno
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved