Pembunuhan Kades di Bungo

Kades Sekampil Bungo Dibunuh Saat Menelpon, Dianggap Sombong, Ini yang Dikatakan ke 2 Terdakwa

Kades Sekampil Bungo Dibunuh Saat Menelpon, Dianggap Sombong, Ini yang Dikatakan ke 2 Terdakwa

Kades Sekampil Bungo Dibunuh Saat Menelpon, Dianggap Sombong, Ini yang Dikatakan ke 2 Terdakwa
Tribunjambi/Mareza
Kades Sekampil Bungo Dibunuh Saat Menelpon, Dianggap Sombong, Ini yang Dikatakan ke 2 Terdakwa 

Kades Sekampil Bungo Dibunuh Saat Menelpon, Dianggap Sombong, Ini yang Dikatakan ke 2 Terdakwa

TRIBUNJAMBI.COM, MUARA BUNGO - Sebelum menusuk korban, kedua terdakwa sempat menanyakan tempat mendapat sinyal di Bukit Sungai Selang, sebuah bukit di perbatasan Dusun (Desa) Sekampil, Kecamatan Pelepat, Kabupaten Bungo.

Dalam persidangan sebelumnya, terdakwa Hilarius Zai alias Muhammad Arya (21) dan Fonongoni Hura alias Iwan (25) juga mengakui perbuatannya.

Hal itu disampaikan hakim anggota, Melky Salahudin dalam amar putusannya menyebut, keduanya sempat berencana melakukan pembunuhan itu lantaran tersinggung dengan sikap korban yang merupakan datuk rio (kepala desa) Sekampil, Muhammad Idrus.

BREAKING NEWS: Tertunduk, Dua Terdakwa Pembunuhan Kepala Desa Sekampil di Bungo Divonis 17 Tahun

Divonis 17 Tahun, Ini Hal-hal yang Memberatkan dan Meringankan Pembunuh Kades Sekampil Bungo

5 Instansi Sepi Peminat, Yuk Coba! Siapa Tahu Rezeki Kamu Lolos CPNS 2019, Mumpung Masih Dibuka!

Dalam amar putusannya, majelis hakim menyebut, peristiwa itu bermula karena ketersinggungan.

"Kedua terdakwa, sekitar pukul 09.00 WIB datang ke Bukit Sungai Selang untuk menanyakan sinyal kepada korban," hakim anggota, Melky Salahudin, membacakan.

Perlu diketahui, warga sekitar biasa mencari jaringan selular di sekitar bukit itu. Saat menuju ke sana, kedua terdakwa mengendarai satu unit sepeda motor.

Di lokasi, terdakwa Hilarius Zai bertanya pada korban. Namun setelah dua kali bertanya, korban tidak menjawab karena sedang menelepon.

Doa dan Amalan yang Dianjurkan Rasulullah SAW Untuk Dibaca di Malam Jumat

Cuma 1 Benda Ini yang Dibawa Soekarno dari Istana Jelang Soeharto Berkuasa, Simbol Kisah Negara

Masih Berniat Besar Masuk Polisi Gunakan Uang? Ini Hasil Litbang Kompas

Karena itulah, Zai alias Arya mendatangi Hura alias Iwan dan berbicara dengan bahasa Nias.
"Yang artinya, 'ah, sombong kali dia. Ayo kita bunuh saja dia'," lanjut Melky.

Karena itulah, keduanya melayangkan tiga tusukan dengan menggunakan sebuah pisau yang mereka bawa.

Halaman
12
Penulis: Mareza
Editor: budi
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved