Ini Tips Berjualan Online dari Gojek Buat Pelaku UMKM di Jambi

Sekitar kurang lebih 12 juta menu hadir menjadi katalog merchant kuliner terlengkap dalam 500 ribu mitra merchant dalam aplikasi Gojek.

dok.AJI Kota Jambi
Gojek memberikan Workshop UMKM Digital Marketing dalam acara Festival Media 2019 se Indonesia. 

Ini Tips Berjualan Online dari Gojek Buat Pelaku UMKM di Jambi

TRIBUNJAMBI.COM, JAMBI – Sekitar kurang lebih 12 juta menu hadir menjadi katalog merchant kuliner terlengkap dalam 500 ribu mitra merchant dalam aplikasi Gojek. Ini dikarenakan melihat besarnya minat orang Indonesia dalam memesan kuliner pada layanan GoShop.

Berdasarkan hal tersebut, Gojek selalu fleksibel dalam menjalankan bisnis dengan memanfaatkan peluang dan pangsa yang besar. Sehingga muncullah layanan GoFood. Namun bagi pelaku kuliner, ketika akan memulai suatu Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) kerap dihadapkan oleh banyaknya kendala dan keterbatasan.

Persoalan inilah yang melatarbelakangi Gojek memberikan Workshop UMKM Digital Marketing dalam acara Festival Media 2019 se Indonesia oleh Aliansi Jurnalis Independen (AJI) di aula BPSDM Kota Baru yang diikuti oleh anggota AJI kota maupun masyarakat umum, pada Minggu (17/11/2019).

Angka Pencari Kerja di Batanghari Mencapai 1.218 November Ini, Jelang Pendaftaran CPNS Membludak

3 Desa Terjebak Jalan Rusak, Pemkab Muarojambi Lakukan Gerakan Sapu Lobang di Teluk Jambu-Sekumbung

Kerja Efektif dan Efisien, Amir Sakib Minta Pelayanan di Tanjab Barat Berbasis Teknologi


VP Corporate Affairs Gojek Michael Say mengatakan, GoFood menjadi bisnis paling besar. Dimana Go Food sendiri merupakan layananan pesan antar online makanan terbesar di Asia. Namun jika dilihat dari sisi dunia, menjadi tiga teratas layanan pesan antar.

“Bayangkan bagaimana orang Indonesia itu hobi makan. Sebenarnya ini menjadi peluang di Indonesia yang bisa dimanfaatkan,” ujarnya.

Lebihlanjut, Michael menyampaikan bahwa setidaknya ada tiga hal penting yang perlu diperhatikan dalam memulai suatu UMKM Digital. Pertama, sesuai dengan aspirasi Gojek untuk memberikan layanan bermanfaat kepada masyarakat. Maka Gojek sendiri berupaya terus menaik kelaskan UMKM di Indonesia. Seperti mulai dari usaha kecil, menengah, hingga usaha yang lebih besar.

Selanjutnya, bagaimana usaha yang akan dijalankan itu dapat memecahkan permasalahan sosial dan yang bisa membantu orang lain.

“Kemudian yang terakhir kita harus tahu kesiapa akan dijual, tahu apa yang dibutuhkan oleh masyarakat. Jadi harus tahu karateristik peminatnya dan pelanggannya,” tuturnya.

Untuk diketahui, dampak Gojek terhadap mitra UMKM diantaranya adalah 98 persen responden merasa kemitraan dengan Gojek menguntungkan. 93 persen mitra UMKM mengalami peningkatan volume transaksi setelah menjadi mitra GoFood yang rata-rata kenaikan omset UMKM naik 3,5 kali lipat. 93 persen UMKM go online pertama kali sejak bermitra dengan GoFood dan 75 persen UMKM menerapkan pembayaran non-tunai pertama sejak menjadi mitra GoFood. (Dedy Nurdin)

Penulis: Dedy Nurdin
Editor: Teguh Suprayitno
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved