Rotasi Pejabat, Pemkot Jambi Peringatkan Pejabat Tak Bawa Fasilaitas Lama ke Tempat Baru

Guna melakukan penyegaran kinerja Aparatur Sipil Negara (ASN), Pemkot Jambi akan melakukan mutasi dan rotasi jabatan.

Rotasi Pejabat, Pemkot Jambi Peringatkan Pejabat Tak Bawa Fasilaitas Lama ke Tempat Baru

TRIBUNJAMBI.COM, JAMBI – Guna melakukan penyegaran kinerja Aparatur Sipil Negara (ASN), Pemkot Jambi akan melakukan mutasi dan rotasi jabatan.

Ini dikatakan Asisten III Adminitrasi Umum Setda Kota Jambi, A Ridwan. Dirinya menyebutkan, mutasi ini dilakukan juga untuk mengatahui dimana seorang ASN cocok untuk ditempatkan sesuai tupoksi atau penguasaan materi kerja ASN.

Selain dengan adanya mutasi, Pemkot Jambi juga terus berupaya agar dapat mewujudkan tata kelola pemerintahan yang tertib aset. Untuk itu, dirinya meminta kesadaran ASN untuk tertib administrasi.

Khususnya dalam hal pengelolaan barang dan asset milik daerah yang dikuasai atau digunakan saat ini. Ridwan meminta, kepada para pejabat yang dimutasi untuk tidak membawa barang atau aset daerah di kantor lamanya ke kantornya yang baru.

Hanya 56 Kepala Desa di Muarojambi yang Dilantik Serentak, Ini Alasan 6 Kepala Desa Ditunda

KAGUM! Saat Ahok Berdebar Menunggu Kelahiran Anak Puput Nastiti Devi Veronica Tan Malah Lakukan Ini

VIDEO: Live Streaming Siaran Langsung MotoGP Valencia, Jadwal Tayang Lengkap di Trans7 dan Fox Sport

“Memutasi pegawai tidak boleh mengikutkan barang dan asset yang dikuasainya. Sebelum pindah harus diserahkan kembali kepada bendahara barang di instansi asal,” katanya.

Menurutnya, pencatatan administrasi barang asset daerah baik bergerak maupun tidak bergerak, setiap Organisasi Perangkat Daerah (OPD) akan menjadi tidak tertib. Apabila, setiap terjadi pergeseran dan mutasi jabatan, tidak dilakukan penertiban barang dan asset.

Menurut Ridwan sejauh ini belum menemukan hal yang menyimpang sebagaimana disebutkan olehnya. Untuk itu, ia meminta agar setiap ASN jangan sampai lengah.

“Sebab, ketidak pedulian terhadap pengelolaan dan pemeliharaan aset yang carut marut, dapat terlihat dari catatan atas opini Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) terhadap keuangan Pemerintah Daerah,” jelasnya.

Selain itu, pengembalaian aset ini juga nantinya disertai dengan berita acara pengembalian. Ini bersamaan dilakukan saat ASN tersebut dilantik.

“Ini sudah ada regulasinya. Kalau pindah ya asetnya harus dikembalikan. Jika tidak dikembalikan akan kita tegur lah, kalau memang beberapa kali tidak diindahkan, nanti akan kita lihat aturan yang ada,” pungkasnya. (Rohmayana)

Penulis: Rohmayana
Editor: Teguh Suprayitno
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved